3 Bencana Alam 2019 Terburuk Selama Januari Hingga April

0
53
Bencana Alam 2019
Bencana alam 2019 didominasi oleh hidrometeorologi

elahan.com, Bencana alam 2019 silih berganti dirasakan masyarakat khususnya di Indonesia. Jumlah bencana alam di Indonesia mencapa 3.271 kejadian berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana (BNPB). Kejadian-kejadian tersebut berlangsung selama periode 1 Januari 2019 – 18 November 2019.

Bencana alam paling sering terjadi adalah angin puting beliung sebanyak 1.050 kejadian. Selanjutnya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) menempati urutan kedua dengan total 708 kejadian. Banjir dengan 608 kejadian berada di nomor tiga. Tiga bencana alam ini termasuk bencana hidrometeorologi.

Indonesia selama 2019 memang didominasi oleh bencana alam hidrometeorologi, namun banyak juga bencana alam yang terjadi di luar itu. Total 655 kejadian tanah longsor, 121 kejadian kekeringan, 17 kejadian gelombang pasang dan abrasi, serta 7 kejadian erupsi gunung api. Dari sejumlah kejadian bencana alam yang dialami Indonesia selama 2019, ada yang dinilai paling buruk.

Selama bulan Januari-April 2019, bencana alam di Indonesia meningkat 7,2 persen dari tahun 2018. Total kejadian selama empat bulan pertama tahun 2019 adalah 1.586 kejadian. Dari seluruh kejadian tersebut ada tiga bencana alam 2019 yang dinilai paling buruk. Lantaran menimbulkan korban jiwa dan kerugian yang cukup besar.

Dampak bencana alam 2019 pada Januari hingga April menelan banyak korban jiwa. Berdasarkan data dari Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, korban jiwa terdiri dari 325 orang meninggal dunia, 113 orang dinyatakan hilang, 1.439 orang mengalami luka-luka serta 996.143 orang harus mengungsi. Bukan hanya korban jiwa, kerusakan fisik juga mengalami kerugian yang besar. Kerusakan yang terjadi pada rumah-rumah warga adalah 3.588 rusak berat dan 15.376 rusak sedang. Sedangkan fasilitas yang mengalami kerusakan sebesar 325 pada bangunan pendidikan, 235 bangunan peribadatan, dan 78 bangunan kesehatan.

3 Bencana alam 2019 Terburuk
3 bencana alam 2019 yang dinilai paling buruk pada Januari hingga April

Berikut adalah 3 Bencana Alam 2019 yang dinilai terburuk pada Januari-April, yaitu:

1.Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

Kejadian pada bulan Januari menjadi pembuka tahun 2019 dengan kesedihan. Bencana alam hidrometeorologi ini ditaksir mencapai kerugian dan kerusakan sebesar 926 milyar rupiah. Bencana ini juga menelan 82 korban meninggal dunia. Selain itu, 3 orang tidak diketahui keberadaannya dan dinyatakan hilang serta 47 korban mengalami luka.

2.Banjir dan Longsor di Papua

Kejadian pada bulan Maret terjadi di daerah Sentani. Peristiwa itu menelan 965 korban jiwa yang mengalami luka, 82 orang yang dinyatakan hilang, dan 112 orang dinyatakan meninggal dunia. Bencana alam dengan duka yang mendalam ini mengalami kerugian dan kerusakan. Menurut informasi yang dapat dipercaya, kerugian yang dirasakan mencapai 668 milyar rupiah.

3.Banjir dan Longsor di Bengkulu

Kejadian bulan April 2019 ini semakin membuat kesedihan mendalam bagi Indonesia. Masyarakat dibuat khawatir akan terus meningkatnya bencana alam 2019. Pada kejadian ini kerugian dan kerusakan yang terjadi mencapai 200 milyar rupiah. Selain itu, peristiwa menyedihkan ini juga menyebabkan 29 orang meninggal, 13 orang dinyatakan hilang, dan 4 orang mengalami luka.

Peningkatan bencana alam 2019 pada bulan Januari hingga April dibandingkan 2018 ini dipicu curah hujan yang deras. Kejadian ini merupakan kombinasi antara alam dengan antropogenik. Selain itu, belum sadarnya masyarakat akan mitigasi struktural dan non struktural sehingga belum dijadikan prioritas dalam pembangunan di daerah juga salah satu penyebab peningkatan ini. Sedangkan di sisi masyarakat dinilai masih rendah dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here