3 Hal Tentang Kabinet Jokowi Jilid II Periode 2019-2024

0
28
kabinet Jokowi jilid II
Ada sejumlah info terkait kabinet Jokowi jilid II.

Elahan.com, Terpilih nya Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden Republik Indonesia untuk periode 2019-2024 ini menjadikan akan adanya Kabinet Jokowi Jilid II. Jelang pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019 mendatang ini sudah muncul desas-desus terkait siapa saja yang akan menempati posisi menteri di Kabinet Jokowi Jilid II yang akan membantu Presiden dan Wakil Presiden terpilih lima tahun mendatang.

Sempat menutup rapat-rapat mengenai kabinet kerjanya untuk periode 2019-2024 akhirnya Presiden Jokowi sedikit-sedikit memberikan petunjuk, apa saja yang akan berubah dan siapa saja yang akan tetap berada di kabinet menteri Jokowi-Ma’ruf, serta ada sejumlah desas-desus siapa saja yang akan maju menjadi menteri di kabinet ini. Berikut adalah sejumlah fakta terkait Kabinet Jokowi Jilid II:

Munculnya Kementerian Baru dan Peleburan Kementerian

Pada Rabu, 08 Oktober 2019, Presiden Jokowi telah buka-bukaan dalam pertemuan dan makan siang bersama dengan sejumlah pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka terkait akan adanya pembetukan kementrian baru di kabinet keduanya nanti.

Kementerian baru yang akan dibentuk yakni Kementerian Digital dan Ekonomi Keatif, serta Kementerian Investasi. Pembentukan kementerian baru ini dijelaskan oleh Jokowi dengan alasan setelah melihat perkembangan dunia yang begitu cepat dan keinginan pemerintah untuk merespons dengan cepat maka dibentuklah kementerian-kementerian baru ini.

Akan tetapi untuk siapa yang akan menempati posisi kementerian itu belum diumumkan. Presiden Jokowi mengatakan pengumuman nama-nama yang akan mengisi kabinet barunya akan diumumkan pada momentum yang tepat.

Selain pembentukan kementerian baru, pada kabinet baru Presiden Jokowi telah berencana untuk melebur sejumlah kementerian. Akan tetapi, Jokowi belum buka-bukaan soal kementerian apa saja yang akan dilebur di Kabinet Kerja Jilid II.

Prediksi Menteri Tetap dan yang Tak Masuk di Kabinet Baru

Ada sejumlah menteri yang beberapa hari lalu mengundurkan diri karena mengambil tugas menjadi DPR dan telah dipastikan tidak akan bergabung di Kabinet Jokowi-Ma’ruf. Menteri yang mengundurkan diri diantaranya adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani yang kini telah menjabant menjadi Ketua DPR, lalu ada mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, serta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang kini tengah menjalani hukuman akibat kasus penerimaan suap yang melibatkannya.

Puan Maharani dipastikan tidak akan jadi menteri di Kabinet Jokowi Jilid II karena telah menjabat sebagai Ketua MPR.

Selain ketiga nama itu, ada beberapa menteri lainnya yang tak akan masuk dalam kabinet baru karena berpotensi terkena kasus hukum. Deretan nama-nama menteri ini yaitu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Perdagangan Enggartiasto.

Selain itu, adapun menteri-menteri yang patut untuk dipertahankan. Pakar Komunikasi Plitik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengungkapkan aa sekiranya tujuh menteri yang patut untuk dipertahankan dan kembali menjabat di kabinet baru.

Ketujuh nama itu antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, ada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Ada pun tiga menteri lainnya yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Luar Negerti Retono Lestari Priansari Marsudi.

Menteri Muda di Kabinet Baru

Sejak kemenangannya pada Pilpres 2019, Jokowi telah menyatakan jika akan ada menteri yang berusia muda di kabinetnya. Hal ini juga disampaikan pada pertemuan dan makan siang bersama dengan sejumlah pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka pada 14 Agustus 2019 lalu. Dalam pertemuan ini dirinya telah memilih sejumlah menteri yang berusia muda untuk masuk ke dalam pemerintahannya di periode kedua nanti bersama dengan Ma’ruf Amin.

Calon menteri-menteri ini dikabarkan akan berusia dibawah 35 tahun, bahkan ada yang akan berada di bawah 30 tahun. Mereka yang terpilih menjadi menteri pun bukanlah berasal dari partai melainkan berasal dari kalangan professional karena memiliki mengalaman manajerial yang kuat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here