Ade Armando dan Meme Joker di Facebooknya

0
10
Ade Armando dan Meme Joker
Ade Armando dilaporkan atas postingan meme joker di facebooknya.

elahan.com, Ade Ermando guru besar Universitas Indonesia (UI) harus rela dilaporkan ke pihak yang berwajib. Ade dilaporkan melanggar Undang-Undang ITE akibat postingan di Facebook pribadi miliknya. Dosen UI tersebut dilaporkan oleh Fahira Idris, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jakarta.

Berikut adalah hal-hal terkait kasus Ade Armando dan Meme Joker miliknya:

1.Pesan untuk Anies

Akademisi di universitas besar di Indonesia ini memosting foto Anies Baswedan dengan riasan wajah ala Joker. Postingan facebook ini diunggah pada hari Rabu 20 November 2019. Ade mengatakan bahwa apa yang Ia lakukan adalah bentuk kritikan dan sindiran kepada Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Meme Joker yang tersebar adalah kritik Ade atas kepemimpinan Anies yang dinilai kurang baik dalam tata cara mengelola uang rakyat. Menurutnya, yang dilakukan Anies cenderung menghambur-hamburkan anggaran daerah. Ade menegaskan bahwa seorang gubernur harus terus dikritik, disindir dan diserang tapi dengan niat baik.

Ade memiliki pesan yang ingin disampaikan untuk Anies. Pesannya adalah agar Anies lebih bijaksana lagi dalam mempergunakan anggaran dana yang Ia kelola. Supaya tidak ada uang yang dihambur-hamburkan untuk mencegah dari korupsi yang mungkin saja dapat terjadi.

Ade berpendapat bahwa seorang pemimpin memang harus terus menerima kritikan, sindiran, bahkan serangan yang sifatnya baik. Tujuannya tentu demi kesejahteraan bersama dan kebaikan pemimpin itu sendiri.

Ade Armando dilaporkan ke pihak berwajib
Ade Armando memenuhi panggilan polisi atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

2.Pelaporan Meme Joker

Ade Armando dilaporkan dalam kasus dugaan pencemaraan nama baik pada Jumat, 1 November 2019. Setelah menerima surat panggilan, Ade datang menemui penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ia datang tanpa didampingi kuasa hukum untuk memberikan klarifikasi.

Kedatangan akademisi ini membantah kabar yang beredar sebelumnya. Dikatakan bahwa Ade tidak akan memenuhi panggilan pihak berwajib. Ade juga mengatakan akan selalu datang setiap kali dipanggil polisi karena dia mempercayai profesionalisme kepolisian.

Pada kedatangannya tersebut, guru besar UI ini mengaku membawa sejumlah alat bukti. Dia menjelaskan dari mana Ia memperoleh foto tersebut. Ade masih meragukan bagaimana Ia mengunggah foto tersebut. Ia hanya mengingat foto tersebut tersimpan di ponsel pintarnya pada tanggal 31 Oktober.

Postingan di akhir Oktober tersebut membawa Ade pada tuduhan pelanggaran. Ia terjerat UU ITE pasal 32 ayat 1 junto 48 ayat 1. Namun menurutnya laporan tersebut dinilai salah alamat. Lantaran pasal tersebut dikenakan apabila mengubah gambar informasi elektronik. Sedangkan, persoalan dalam berkas laporan gugatan atas dirinya adalah pengubahan foto Gubernur Anies Baswedan yang menjadi riasan Joker. Masalahnya Ade hanyalah yang mengunggah bukan yang mengedit gambar tersebut.

3.Nasib Ade

Fahira Idris melaporkan Ade Armando setelah viralnya meme bergambar Anies Basweda berwajah Joker di akun Facebook Ade. Saat ditanya alasan anggota DPD Jakarta melaporkan Ade adalah ingin mewakili kegelisahan warga Jakarta yang hanya berbicara di media sosial. Idris juga mengatakan tindakannya ini mendapat sambutan baik dari warga Jakarta.

Berbeda dari keterangan Idris, pakar komunikasi ini justru merasa heran. Ade berpendapat apabila harus tersinggung seharusnya yang melapor adalah Anies Baswedan. Ade merasa laporan ini tidak jelas secara hukum karena mengapa Idris yang menggugat dirinya. Ia juga merasa tindakan Idris berlebihan jika ingin mewakili kegelisahan warga Jakarta.

Laporan ini bukan Cuma perihal gambar namun juga caption. Dalam postingan itu tertulis “gubernur jahat berawal dari menteri yang dipecat”. Kasus ini sudah diurus oleh pihak yang berwajib. Kepolisian masih terus menyelidiki unsur pidana yang ada dalam kasus ini. Terakhir nasib Ade Armando adalah akan dilakukan gelar pekara atas kasus yang Ia alami ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here