Ahmad Dhani Singgung Nahdlatul Ulama Dari Balik Jeruji

0
61
Ahmad Dhani saat menjalani sidang soal ujaran kebencian
Ahmad Dhani saat menjalani sidang soal ujaran kebencian (istimewa)

Elahan.comAhmad Dhani terdakwa permasalahan pencemaran nama baik lewat ujaran ‘idiot’, kembali menuliskan surat dari balik Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo. Dalam surat tersebut pentolan grup Dewa 19 itu menyebut organisasi NU (Nahdlatul Ulama).

Surat itu dibawa oleh Gus Irfan Yusuf  selaku Pengasuh Ponpes Al Farros , dan disebarkan ke awak media ketika Dhani menjalani sidang keempatnya, di Pengadilan Negeri  Surabaya, Selasa (19/2).

Dalam surat itu, penggagas Gerakan #2019GantiPresiden tersebut mengucapkan sejumlah poin berhubungan isu politik yang sekarang tengah menerpa Nahdlatul Ulama dan dirinya secara pribadi.

“Jika NU ialah Islam Nusantara, saya bukan dari ini. Jika NU mesti jadi penyokong Jokowi, lagipula ini saya tentu bukan unsur dari ini. Jika NU ialah mereka yang memandang kelompoknya yang sangat benar, obviously not my kinda group,” isi dari surat tersebut.

Ahmad Dhani melalui surat tersebut mengatakan andai Nahdlatul Ulama ialah mereka yang tidak belajar dari sejarah masa lalu, maka jelas ia menyinggung bahwa tersebut bukan kelompok dirinya.

Dhani juga mengklaim bahwa ia ialah nahdliyin (warga NU) yang berpegang teguh dan mengikuti doktrin sang pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh Hasyim Asy’ari dan cucunya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dia menyinggung dirinya bukan Nahdlatul Ulama yang terdapat kini.

“Saya NU pengekor Hadratussyekh Hasyim Asy’ari, Saya NU Gusdurian, 100 persen Islam saya Islamnya Gus Dur. Dari dulu sampai sekarang,” ungkap Dhani.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Gus Irfan yang pun menyinggung bahwa surat itu ditulis Dhani langsung dari balik tahanan.

“Ini mas Dhani yang nulis sendiri ungkapan hatinya, perasaan yang dikatakan supaya teman-teman paham situasinya,” bebernya.

Gus Irfan menerangkan Dhani sekarang sedang dalam situasi yang dizalimi. Dia pun menuliskan pihaknya akan terus memberikan sokongan terhadap Ahmad Dhani.

“Karena Mas Dhani kondisi mendapatkan perlakuan dalam tanda petik dizalimi. Karena tersebut kita wajib guna memberikan sokongan untuk Mas Dhani,” bebernya.

Di sisi beda Aldwin Rahadian Megantara selaku ketua kesebelasan penasihat Ahmad Dhani, belum meyakinkan apakah surat tersebut benar ditulis oleh kliennya atau tidak.

Aldwin Rahadian menerangkan andai surat tersebut memang benar, seharusnya terdapat tanda tangan Suami Mulan Jameela di bawah surat, yang dapat menandai bahwa urusan tersebut benar berasal dari kliennya.

“Kalau (surat) yang tidak terdapat tanda tangannya tidak cukup tahu saya. Kalau terdapat tanda tangan kan aman. Ini ndak saya belum bisa konfirmasi,” bebernya.

Dalam sidang hari ini, Dhani pun mengenakan kemeja putih yang dilapisi dengan kaus berwarna sama, bergambar karikatur Abdurahman Wahid (Gus Dur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here