Anak Buah John Kei dijatuhi Hukuman 6 Bulan Penjara

0
6
John Kei
Anak Buah John Kei dijatuhi Hukuman 6 Bulan Penjara

Elahan.com, Sidang lanjutan kepada 5 terdakwa anak buah John Kei di Pengadilan Negeri Bekasi dengan agenda putusan perkara pidana pada Kamis (10/12/2020). Para terdakwa Daniel Habel Somnaikubun, Felix Ubro, Hemat Silubun, Apolinarius Metro, Onisimus Somnaikubun dijatuhi dengan putusan 6 bulan penjara yang hanya terbukti memiliki senjata tajam.

“Apa yang dituduhkan ke anak buah John Kei terkait permufakatan jahat, apalagi pembunuhan berencana telah terbukti tidak ada. Klien kami John Refr hanya meminta pengembalian uangnya sebesar Rp 1 miliar kepada Nus Kei, kemudian karena klien kami John Refra tidak menerima pengembalian dana tersebut setelah ditagih terus-menerus, maka klien kami meminta bantuan seorang pengacara yang bernama Deny Far Far untuk mengurus pengembalian dana tersebut,” Anton Sudanto, Ketua Tim Kuasa Hukum John Kei, Jumat (11/12/2020).

“Klien kami John Refra memberikan kuasa kepada Deni Far Far sebagai pengacara untuk mengurus pengembalian dana yang digunakan oleh Nus Kei. Apa salahnya, klien kami meminta hak-nya. Apalagi dalam persidangan lainnya di Pengadilan Negeri Tangerang, saksi korban Nus Kei, di dalam persidangan dengan di bawah sumpah membenarkan bahwa itu adalah penagihan yang sudah 4 kali dilakukan oleh klien kami,” ujar Anton.

Terkait adanya pengrusakan meninggalnya korban, menurut Anton sangat tidak diketahui apalagi diperintahkan John. Bahkan pengacaranya, Deny Far Far merasa kaget dengan adanya pengrusakan di rumah Nus Kei serta pembunuhan di Duri Kosambi. Deny Far Far meminta timnya ke rumah Nus Kei untuk menagih sesuai kuasa yang diterimanya dari John Kei. Anton menyatakan bahwa tidak ada perintah membunuh Nus Kei, karena jika Nus Kei dibunuh, tidak ada uangnya dan itu pidana. Maka itu dilakukanlah somasi kepada Nus Kei beberapa kali, dengan mendatangi rumah Nus Kei.

“Perlu diketahui bahwa John Kei sedang kebaktian Minggu beserta pendeta dan keluarganya di hari kejadian. Tidak ada di lokasi kejadian, begitu juga dengan pengacaranya Deny Far Far tidak ada di lokasi kejadian,” imbuh Anton.

“Tidak lupa kami mendoakan Ketua Majelis Hakim Ibu Syofia dan kedua anggota majelis agar selalu sehat, berkah dan dilindungi oleh Tuhan. Hakim seperti merekalah yang dibutuhkan oleh anak bangsa Indonesia agar keadilan selalu ada untuk anak-anak Bangsa Indonesia. Dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang serta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat nanti dapat membuka keadilan untuk Klien Kami John Refra bahwa tidak ada sedikitpun untuk melakukan tindak pidana,” tegas salah satu kuasa hukumnya, Isti Novianti.

Menurut Anton, dengan putusan Pengadilan Bekasi ini menunjukkan tidak adanya permufakatan jahat apalagi perencanaan pembunuhan atau pembunuhan yang dilakukan Klien Kami John Kei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here