Anies Baswedan dan KPK Lakukan Penertiban Reklame

0
32
Anie Baswedan
Anies Baswedan melakukan apel penertiban reklame. Penertiban bertujuan untuk membangun tata ruang kota dan menegakkan hukum tata kota.

elahan.com, Anies Baswedan melakukan tugasnya sebagai gubernur DKI Jakarta. Ia membuka apel di lapangan samping Gedung KPK. Apel mengenani penertiban reklame terpadu di Jakarta (19/10/2018).

Dalam kegiatannya, ia memberikan pengarahan kepada Satpol PP untuk menindak lanjuti reklame yang melanggar peraturan.

Turut serta Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif dalam kegiatan penertiban.

Dalam sambutan Anies, gubernur DKI Jakarta tersebut mengucapkan terima kasih kepada KPK yang telah membersamai dari pelaksanaan apel hingga proses penertiban reklame tersebut.

Meski pemasangan reklame bisa menambah pendapatan daerah, namun mantan menteri pendidikan dan budaya tersebut ingin berfokus kepada tata ruang pemerintah kota.

“Kita ingin membangun tata ruang kota, menegakkan hukum tata kota dan bersih dari praktik KKN,” kata Anies.

Penertiban dilakukan dengan menyegel reklame yang berada di Rasuna Said, tepat di samping gedung KPK.

Secara simbolis, Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Ketua KPK bersama-sama menyegel reklame besar tersebut.

“Ibu kota tidak akan memberikan toleransi kepada pelanggaran reklame. Saya berharap para pengiklan untuk tidak melanggar aturan. Kalau tidak kami turun tangan,” ungkap Anies.

Diketahui reklame besar yang disegel Anies telah melewati masa Izin Mendirikan Bangunan-Bangunan Reklame (IMB-BR). Papan iklan tersebut juga belum membayar pajak yang telah jatuh tempo 31 Agustus 2018 lalu.

Namun reklame tersebut tak lantas dibongkar begitu saja, hanya baru sebatas disegel.

“Akan di beri batas segel di seluruh papan reklame yang menyalahi aturan,” ujar Anies.

Dalam acara tersebut, Anies beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta, KPK dan Kepolisian melakukan pemasangan spanduk peringatan sepanjang 16 meter. Tanda peringatan tersebut diletakkan pada papan reklame yang menyalahi aturan.

‘Pelangar Pasti Ditindak, Dukung Jakarta Tertib Reklame – PT Warna Warni Media Melanggar Perda No.9/2014 Terkait Pelarangan Reklame’ tulis spanduk peringatan tersebut.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu menjelaskan, jumlah reklame yang ditertibkan di Rasuna Said adalah 16 reklame.

Penertiban sesuai arahan koordinator pengawas dan koordinator pengendalian.

Anies ingin menata ruang kota Jakarta lebih bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here