Antisipasi Penurunan Rupiah Sebelum Menembus Rp 14.200

0
77
Ilustrasi nilai tukar rupiah
Ilustrasi nilai tukar rupiah (istimewa)

elahan.comRupiah melemah sebesar 0,09 persen pada pembukaan pasar spot pada Selasa (19/2/2019). Kurs rupiah di kisaran 14.120 per dollar AS pada pukul 10.00 WIB tadi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mata uang Indonesia itu melemah sebanyak 13 poin.

Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) juga ikut melemah sebesar 0,09% di level Rp 14.119 per dollar AS, dari posisi sebelumnya yaitu Rp 14.106 per dollar AS.

Analis Asia Tradepoint Future, Deddy Yusuf Siregar mengatakan bahwa pagi ini belum ada data domestik yang berdampak pada mata uang rupiah. Para pelaku pasar saat ini sedang memusatkan perhatian pada rapat The Fed yang akan dilaksanakan minggu ini.

“Begitu juga dengan kelanjutan dari perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China,” ucapnya, Selasa (19/2/2019).

Pertemuan The Fed, diperkirakan masih tetap memberikan sinyal dovish mengingat perlambatan ekonomi global yang sedang terjadi.

Sementara itu, institusi pemerintahan AS juga berangsur dibuka kembali karena Donald Trump sudah menekan anggaran yang diajukan oleh parlemen terkait pembangunan tembok perbatasan.

“Dengan kondisi seperti ini, pelaku pasar bisa cenderung masih berhati-hati, dan kembali berlindung pada dollar AS sebagai safe heaven,” ucap Deddy.

Di sisi lain, Rapat Dewan Gubernur Indonesia (RDGI) juga akan digelar pada minggu ini. Menurutnya, pihak mereka akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 6 persen.

“Perlu juga untuk memperhatikan harga komoditas, sebab Indonesia sangat bergantung dari pergerakan harga komoditas seperti CPO dan batubara. Harga minyak yang terus merangkak, bisa menjadi penyebab Current Account Deficit (CAD) makin melebar,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan, jika rupiah menembus Rp 14.200 per dollar AS, kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa mata uang Indonesia ini bisa menurun sampai lever 14.500. “Sebelum hal itu terjadi maka sebaiknya Bank Indonesia wajib mengitervensi,” ucapnya.

Maka dari itu, Deddy memprediksikan penurunan rupiah secara tipis akan terjadi di kisaran Rp 14.100 per dollar AS sampai Rp 14.180 per dollar AS pada perdagangan di hari ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here