Bahaya Kebakaran Hutan, Inilah Faktor, Dampak dan Pencegahannya

0
23
Kebakaran Hutan
Bahaya Kebakaran Hutan, Inilah Faktor, Dampak dan Pencegahannya

elahan.com, Bencana kebakaran hutan disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor alami dan faktor manusia. Faktor alami seperti pengaruh El-Nino, menyebabkan terjadinya kemarau panjang hingga tanaman menjadi sangat kering. Hal ini menjadi bahan bakar potensial jika terkena percikan api yang berasal dari batu bara yang muncul di permukaan ataupun dari pembakaran lain yang tidak disengaja maupun disengaja.

Apabila ditangani dengan lambat, kebakaran dapat meluas sehingga menimbulkan kebakaran tajuk atau crown fire. Peristiwa kebakaran hutan di Indonesia pada tahun 1997 – 1998 dan 2002 – 2005 menyebabkan asap yang cukup parah sehingga juga dirasakan oleh masyarakat Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Hal itu juga mengakibatkan terganggunya hubungan transportasi udara antar negara.

Penyebab kebakaran hutan, dampak, dan cara menanggulanginya perlu Anda ketahui sebagai pengetahuan serta antisipasi berdasarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Berikut Penyebab Kebakaran Hutan

1. Faktor Alami

Hasil analisis menunjukkan bahwa hutan telah terbakar secara berkala, dimulai setidaknya sejak 17.500 tahun lalu. Bencana alam melalui Kebakaran pada hutan dengan skala besar kemungkinan terjadi secara alami selama periode iklim yang lebih kering dari iklim saat itu.

Berdasarkan catatan tertulis satu abad lalu dan sejarah lisan dari masyarakat yang tinggal di hutan membenarkan bahwa kebakaran hutan bukan hal yang baru bagi Indonesia. Faktor alami lainnya juga disebabkan karena tersambar petir, aktivitas vulkasnis, dan ground fire karena kemarau terlalu panjang muncul panas dari lapisan dalam tanah.

2. Pembukaan Lahan

Membakar hutan juga digunakan sebagai cara pembukaan atau pembebasan lahan. Masyarakat dan beberapa bidang industri seringkali menggunakan api untuk membuka lahan baru, baik untuk pertanian maupun perkebunan. Langkah persiapan lahan memang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Sehingga langkah pembakaran hutan dilakukan karena murah dari segi biaya dan efektif dari segi waktu, serta hasil yang dicapai cukup memuaskan untuk pertanian.

3. Pembakaran Liar

Faktor lain yang menyebabkan hutan terbakar adalah pembakaran liar. Hasil pembakaran liar tersebut membuat lahan-lahan kritis dengan tingkat rawan tinggi. Api yang tidak terkendali secara mudah merambat ke area hutan-hutan kritis tersebut. Sisa pembakaran liar biasanya  berupa daun, cabang, dan ranting kering yang semakin lama bertambah dan menumpuk di Kawasan hutan. Pada musim kemarau akan mengering dan berpotensi menyebabkan kebakaran hutan baru.

4. Perambahan Hutan

Penyebab lainnya yakni perambahan hutan atau migrasi penduduk dalam Kawasan hutan. Tidak banyak disadari oleh banyak pihak. Akibat kebutuhan hidup masyarakat yang meningkat, dan bertambahnya jumlah keluarga. Hal tersebut menuntut masyarakat untuk menambah luasan lahan garapan.

5. Penyebab Lain

Penyebab lain dari terbakanya hutan adalah akibat ketidaksengajaan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya api. Contohnya ketika berinteraksi dengan hutan, kebiasaan masyarakat mencari rotan sambil merokok. Secara tidak sadar membuang punting rokok dalam kawasan hutan yang memiliki potensi bahan bakar melimpah sehingga terjadi kebakaran.

Dampak Kebakaran Hutan

1. Dampak pada Keanekaragaman Hayati

Bencana alam dengan hutan yang terbakar akan sulit dipulihkan kembali seperti sebelumnya. Kebakaran dianggap sebagai ancaman potensial terhadap pembangunan berkelanjutan karena dampaknya langsung pada ekosistem, kontribusinya terhadap emisi karbon, dan dampak pada keanekaragaman hayati.  Hilangnya tumbuh-tumbuhan menyebabkan lahan terbuka, sehingga mudah erosi, dan tidak lagi kuat menahan banjir.

Pohon-pohon hutan hujan tropis membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk bisa kembali panen dan komunitasnya yang kompleks tidak mudah digantikan bila terlanjur rusak. Luas hutan hujan tropis mengandung lebih dari 50 persen total jenis yang ada di seluruh dunia.

2. Kerugian Besar

Dampak dari terbakarnya hutan yaitu timbulnya kerugian besar. Kebakaran hutan di Indonesia mengakibatkan degradasi hutan dan deforestasi menelan biaya sekitar 1.6 2.7 milyar US dollar dan biaya akibat pencemaran kabut sekitar 674 799 US dollar. Jumlah tersebut kemungkinan jauh lebih besar lagi. Tidak hanya dirugikan dari segi uang, namun juga kerugian dari segi lain, seperti kesehatan, transportasi, kayu, kematian pohon, bangunan, kebun, biaya pengendalian, dan sebagainya.

Cara Menanggulangi Kebakaran Hutan

Penting mengetahui pencegahan dan cara menanggulangi hutan yang terbakar. Pendidikan sejak dini terhadap masyarakat kawasan hutan mengenai cara mencegah kebakaran hutan dan hal-hal tindakan segera ketika ada kebakaran hutan sangat baik untuk diterapkan melalui reboisasi atau penghijauan kembali.

Selalu bersiap siaga menjaga hutan kita bersama, guna mengurangi dampak terjadinya kebakaran hutan. Selain merugikan negara sendiri hal tersebut juga merugikan negara lain yang berimbas terhadap bisnis dan kerja sama.  Saling menjaga demi meminimalisir kerusakan alam dengan cara membuang kebiasaan buruk terhadap kelalaian penggunaan api dalam hutan. Yang terpenting adalah selalu tanam tumbuhan dan pohon sebagai tabungan masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here