Bandara Kertajati Tidak Bisa Terbangkan Calon Jemaah Haji Tahun Ini

0
23
Bandara Kertajati Terbesar Kedua Di Indonesia
Bandara Kertajati

Elahan.com, Bandara terbesar kedua di Indonesia Bandara Kertajati belum bisa menerbangkan calon Jemaah haji dan umrah tahun ini. Hal ini terjadi karena belum tersedianya asrama haji untuk tempat transit para Jemaah.

Menurut  Direktur Operasi dan Teknik AP II Djoko Murjatmodjo hal ini sudah sesuai dengan hasil yang dirapatkan. Kementrian Agama juga menyampaikan para Jemaah yang berasal di Jakarta tetap akan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno Hatta.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bandar Internasional Jawa Barat (BIJB) Virda Dimas Ekaputra mengungkapkan dari segi fasilitas, BIJB sudah siap akan tetapi membuat asrama haji bukan wewenang BIJB, perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut.

Bandara ini melakukan penerbangan komersial perdananya pada 8 Juni lalu, rute yang dibuka adalah  Majalengka-Kualanamu (Medan) dengan maskapai Citilink dan sudah melayani beberapa penerbangan pada musim mudik lalu. Sebelumnya, psawat kepresidenan menjadi pesawat pertama yang melakukan pendaratan di bandara ini.

Bandara Kertajati
Jokowi mengunjungi Bandara Kertajati

Walaupun tidak bisa memberangkatkan para Jemaah haji dan umroh tahun ini, BIJB tetap mengambil peran penting dalam proses pemberangkatan haji khususnya di Jawa Barat, pada musim haji nanti, BJIB akan menjadi Embarkasi Antara. Dengan embarkasi ini calon jamaah haji berangkat dari Bandara Kertajati, menuju Bandara Soekarno Hatta untuk berganti pesawat sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jedah.

Bandara Kertajati untuk Haji
Keberangkatan Haji dan Umroh langsung ke Mekkah hanya bisa melalui Bandara Soekarno Hatta

Bandara Kertajati terletak di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, jaraknya sekitar 60 km dari Bandung. Untuk menuju bandara, para penumpang bisa menggunakan Bus Damri dari Bandara Kertajati dari Bandung, Kuningan, Cirebon, serta Cikarang. Tarif yang dipatok sekitar 40-75 ribu. Bandara Kertajati menelan dana pembangunan sebesar Rp 2,6 triliun dan terintegrasi dengan Tol Cipali dan direncakan akan terintegrasi juga dengan Pelabuhan Patimban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here