BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah Indonesia

0
10
Cuaca Ekstrem
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah Indonesia

Elahan.com, Peringatan dini cuaca ekstrem dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bagi seluruh wilayah Indonesia. Peringatan cuaca ekstrem ini mengenai intensitas hujan yang lebat dengan disertai angin kencang dan petir. Namun apakah peringatan ini akan jadi pertanda bencana hidrometeorologi.

BMKG menjelaskan bahwa tidaks selalu peringatan dini yang dikeluarkannya mengenai cuaca ekstrem sebagai pertanda akan terjadinya bencana hidrometerologi. Melainkan, potensi bencana hidrometeorologi dapat terjadi juga diikuti oleh beberapa faktor lain tentunya. Faktor tersebut mengenai kerentanan suatu wilayah.

Contoh wilayah yang dianggap memiliki faktor kerentanan ada dua kategori. Pertama adalah wilayah yang mengalami perubahan tata guna lahan. Biasanya ini terjadi pada lahan yang awalnya diperuntukan untuk serapan air kemudian berubah menjadi bangunan. Sehingga pada lokasi tersebut tentu akan terdampak sulit serapan air.

Makan lahan atau area yang penyerapan airnya sulit disaat sering terjadi hujan, baik dalam intensitas rendah dengan durasi lama, ataupun dengan intensitas tinggi atau deras meskipun hanya sebentar, akan rentan terjadi bencana hidrometerologi seperti genangan dan banjir.

Selain itu, penyebab lain bencana alam yang diakibatkan oleh dampak cuaca ekstrem adalah wilayah yang secara alamiah rentan yaitu daerah di lereng gunung.  Seperti diketahui, area di sekitar lereng gunung paling rentan mengalami bencana hidrometeorologi seperti longsor. Wilayah yang secara alamiah rentan juga yakni daerah yang memang memiliki karakteristik seperti cekungan. Maka, kawasan itu di saat musim hujan saat ini memang sangat mudah menjadi langganan banjir.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah rentan bencana hidrometeorologi tersebut, ada baiknya untuk selalu waspada jika BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayahnya.

Akan tetapi, BMKG meminta kewaspadaan yang dimaksudkan agar masyarakat  melakukan mitigasi untuk menekan potensi bencana. Jika bencana hidrometeorologi itu memang terjadi, maka diharapkan tidak akan berdampak terlalu besar terhadap warga itu sendiri. Sehingga diharapkan masyarakat lebih meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan akan bencana seperti longsor dan banjir bandang.

Dengan meningkatnya populasi pada suatu wilayah tentu juga akan meningkatkan kerentanan pada wilayah tersebut. Maka dengan ancaman cuaca ekstrem, dampaknya akan semakin meningkat. Masyarakat harus terus waspada dengan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin terutama bagi wilayah dengan kerentanan tertentu. Meskipun BMKG selalu mengimbau bahwa tidak serta merta peringatan cuaca akan selalu mengenai potensi bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here