BNN Gagalkan Penyeludupan 1,5 Ton Ganja di Bogor

0
43
BNN gagalkan penyelundupan 1,5 ton Ganja di Bogor
BNN gagalkan penyelundupan 1,5 ton Ganja di Bogor (istimewa)

elahan.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai kembali gagalkan penyelundupan narkoba jenis ganja yang dikirim dari Aceh, Rabu (30/1/2019).

Kepala Humas BNN, Sulistyandri menjelaskan, penangkapan ini berawal dari adanya laporan warga. Setelah itu pihaknya langsung melakukan penyelidikan bersama Bea Cukai dan mengikuti sebuah truk dari Aceh sampai ke Bogor.

Setelah sampai di Bogor, sopir truk hendak meninggalkan truknya dan menutupkan kuncinya kepada tukang parkir di sana.

“Anggota kami langsung melakukan penangkapan dan menemukan paket ganja besar yang dilakban dari dalam truk boks yang dirancang khusus,” ucap Arman.

Truk tersebut dimodifikasi seolah-olah menjadi truk berpendingin. Ganja-ganja tersebut disembunyikan di bawah boks dengan dibuat kompartemen khusus dan ditutupi pelat besi.

Saat diintegorasi, sopir truk mengaku di saat bersamaan ada lagi ganja yang diselundupkan melalui jalur udara ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Lalu kami temukan kembali narkoba jenis ganja di kargo Bandara Soetta dan menangkap dua pelaku lainnya di sana. Jadi totalnya ada tiga pelaku yang kami tangkap dengan total barang bukti narkoba yang disita sekitar 1.500 kilogram ganja,” ucap Arman.

Arman Depari juga mengatakan ganja yang berhasil disita tersebut berasal dari Aceh yang akan diselundupkan ke wilayah Jabodetabek dengan melalui jalur darat dan jalur udara.

“Sebagian dibawa dengan truk dari Aceh hingga ke Bogor. Sebagian sisanya lagi dikirim lewat kargo udara hingga masuk ke Bandara Soekarno-Hatta,” ucapnya.

Para tersangka yang ditangkap petugas BNN bernama Imron, Bambang, dan Parman. Dari hasil penyelidikan terhadap para tersangka yang ditangkap, pengendali masuknya 1,5 ton ganja tersebut adalah seoran napi di lapas Kebon Waru, Bandung, bernama Parman.

“Seluruh barang bukti berupa ganja 1.500 kilogram dan lainnya serta tiga tersangka sudah kami bawa ke Kantor BNN Cawang,” tutur Arman Depari.

Setelah mengetahui penyelundupan ganja tersebut dikendalikan oleh napi lapas Kebon Waru, Bandung bernama Parman. Pihak BNN akan mencoba mengembangkan kasus tersebut sampai berhasil mengungkap semua jaringan penyelundupan ganja dari Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here