BNN Kembali Menyita Sabu Sebanyak 25 Kg di Aceh

0
102
BNN menyita sabu seberat 25 kg
BNN menyita sabu seberat 25 kg (istimewa)

elahan.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita 25 kg Narkotika jenis sabu-sabu dari tersangka Syafinur alias PAN anggota jaringan pemasok narkoba internasional Malaysia, Aceh, dan Medan.

Penangkapan ini adalah hasil pengembangan dari operasi BNN di Aceh yang berhasil menyita 72 bungkus sabu dan ekstasi. Penyeludupan narkoba ini diduga dikendalikan oleh Ramli narapidana Lapas Tanjung Gusta.

“Ini pengembangan operasi BNN di Aceh Belawan, terkait penyitaan 72 bungkus sabu dan ekstasi yang dikendalikan napi LP Tanjung Gusta Ramli,” ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, Kamis (24/1/2019).

Arman mengatakan, penyitaan ini berawal dari penangkapan pelaku Syafinur di Pasar Gregok, Bireun, Aceh. Dari tangan pelaku, petugas BNN menyita sabu sebanyak 8 kg yang disembunyikan di dalam mobil pick up.

“Barang bukti 8 kg sabu disembunyikan dalam mobil pick up warna hitam yang akan didistribusikan ke Medan dan wilayah Sumut lainnya,” kata Arman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/1/2019)

Selanjutnya petugas BNN melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan menemukan lagi barang bukti sabu seberat 17 kg.

“Total sabu yang disita petugas seberat 25 kg yang dikemasan dalam bungkus teh warna hijau dan dibungkus menggunakan lakban warna hitam,” kata Arman.

Berdasarkan penyidikan sementara, sabu-sabu tersebut diduga datang dari Malaysia dengan menggunakan kapal.

“Barang bukti yang disita berasal dari Malaysia dibawa dengan kapal yang berbeda dengan waktu yang hampir bersamaan merupakan bagian dari sindikat Ramli cs,” kata Arman.

Diketahui, sebelumnya tim gabungan BNN dan Bea dan Cukai Belawan menangkap kapal KM Karibia yang terciduk sedang menyeludupkan sabu-sabu seberat 73 kg dan 10 ribu pil ekstasi. Lima orang dinyatakan sebagai tersangka dalam penangkapan tersebut.

Diantaranya adalah Ramli bin Arbi Napi Tanjung Gusta berperan sebagai pengendali, Muhammad Zubir, Muhammad Zakir, Saiful Bahri, dan Metaliana adalah anak kandung dan menantu Ramli.

Arman juga mengatakan saat ini semua barang bukti dan tersangka sudah dibawa ke BNNP Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here