BPN Prabowo Tangkis TKN Joko Widodo Ihwal Skenario Kalah

0
60
Prabowo Subianto dan Joko Widodo
Prabowo Subianto dan Joko Widodo (istimewa)

Elahan.com – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – Ma’ruf Amin berkata soal upaya mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum serta skenario desain kalah. Badan Pemenangan Nasional  Prabowo Subianto -Sandiaga Uno menepis Tim Kampanye Nasional.

Sodik Mudjahid  selaku juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) “Jadi terlalu tidak sedikit laporan-laporan atau temuan-temuan yang di mata masyarakat mengindikasikan bukan ketidakadilan, namun kelambatan KPU atau Bawaslu menindaklanjuti sikap-sikap atau tindakan-tindakan aparat atau birokrat petugas ketenteraman yang dinilai oleh masyarakat berpihak dan melanggar aturan tersebut terlalu tidak sedikit bertubi-tubi,” ungkapnya pada Selasa (5/3).

Sodik menyebutkan “Sekali lagi dapat jadi tersebut pembiaran oleh KPU atau Bawaslu atau dapat jadi kelambatan dan masyarakat tidak melihatnya.”

Ia menuliskan hal-hal di atas menjadi dalil mereka mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sodik menyinggung BPN melulu ingin pelaksana maupun pengawas pemilu bersikap independen.

“Atas dasar itulah pasti dan kami mengingatkan KPU dan Bawalsu supaya benar-benar di masa demokrasi ini, di masa reformasi ini sungguh-sungguh independen, sebenarnya tujuan kami melulu itu,”ungkap Politikus Partai Gerindra tersebut.

Sodik menegaskan tak terdapat desain skenario kekalahan yang disiapkan BPN. Dia yakin paslon Prabowo – Sandiaga akan menang pemiliahan presiden (pilpres).

“Tidak, bila bicara kalah menang, angka survei kita mengindikasikan bahwa anda naik terus, iya nggak? Bahkan anda tetap bekerja sistematik, bekerja cool, yang terlihat panik kan di sana,” bebernya.

Dia meminta masing-masing peringatan dari BPN mesti disaksikan jernih. Jika terdapat laporan masyarakat, dia bercita-cita KPU dan Bawaslu dapat menindaklanjutinya.

“Ini ialah sebuah warning dan seluruh pihak tidak boleh ada yang tersinggung dengan urusan itu. Semua pihak 01 dan 02 mesti semangat menyuruh KPU dan Bawaslu untuk beraksi sesuai UU,” beber Anggota DPR tersebut.

“Sama sekali tidak, tidak ada, dan masyarakat di satu sisi saya menyuruh untuk terus memantau dan melaporkan andai ada kejanggalan dan untuk masyarakat, untuk relawan, dimohon sabar untuk menantikan tindakan KPU dan Bawalsu yang dirasakan lnat sehingga dirasakan tidak fair oleh mereka,” tambahnya.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin menyinggung ada upaya desain skenario kekalahan di Pilpres 2019. TKN mengungkit sebanyak tudingan bersangkutan sangkaan kecurangan pemilihan umum (pemilu).

Ace Hasan Syadzily selaku juru bicara TKN menuliskan syarat demokrasi merupakan penyelenggara pemilu yang mengindikasikan profesionalitas dan netralitas. Berdasarkan keterangan dari pantauan TKN, pelaksana pemilu ketika ini mengindikasikan profesionalisme dan tidak dapat memihak untuk salah satu paslon. Dia kemudian menyoroti narasi-narasi yang menurutnya mengarah untuk pembentukan alibi andai kalah.

Jubir TKN Joko Widodo tersebut mengatakan saat di Posko Cemara, Jakarta Pusat  “Kan terdapat Bawaslu, terdapat DKPP, secara politik dipantau oleh DPR, oleh Komisi II, gitu. Jadi kami mengasumsikan ada upaya yang sistematis untuk mengerjakan terhadap pemilu kini ini dengan teknik menyampaikan narasi-narasi yang menurut keterangan dari kami memang paling tendensi mengarah untuk alibi kekalahan,”ungkapnya pada Senin (4/3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here