Caleg asal Palembang Dalangi Pencurian Modus Gembos Ban di Bogor

0
85
Caleg asal Palembang yang menjadi dalang pencurian modus gembos ban dan komplotannya
Caleg asal Palembang yang menjadi dalang pencurian modus gembos ban dan komplotannya (istimewa)

Elahan.com – Diduga perlu modal guna menjadi caleg atau calon legislatif lelaki asal Palembang nekad menjadi dalang pencurian.

Lelaki yang maju sebagai caleg tersebut menjadi dalang pencurian modus Gembos Ban Mobil

Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor mengungkap permasalahan pencurian dengan pemberatan yang modusnya pecah kaca dan gembos ban.

Petugas menciduk lima pelaku berinisial HR (28), NJ (42), AM (32), dan NA (31) dan SP (36), seorang caleg yang adalah dalang intelektual permasalahan ini.

Ajun Komisaris Benny Cahyadi selaku Kasat Reskrim Polres Bogor mengatakan, permasalahan ini terungkap semenjak 13 Maret 2019 di Area Gor Pakansari, Cibinong, Bogor.

Dari kelima pelaku ini mempunyai peranan masing-masing.

Ada yang berperan sebagai pemantau lokasi, mengerjakan pengembosan ban dan eksekutor.

Pada ketika beraksi, mereka membidik nasabah yang memungut uang dengan jumlah banyak, lantas berkoordinasi dengan rekannya yang tengah bersiap-siap di dekat lokasi.

Benny mengatakan “Iya, dalang intelektualnya oknum caleg sebagai ketua tim. Salah satu pelaku nantinya akan membubuhkan paku yang tercipta dari gagang payung yang ditancapkan ke suatu sandal jepit ke ban belakang mobil korban,” ungkapnya, Selasa (19/3).

Tak hingga disitu, pelaku akan mengekor korban memakai sepeda motor.

Setelah ban mobil kempes, dua orang pelaku memungut uang di dalam mobil di ketika korban membetulkan ban mobilnya.

“Ada dua kejadiannya di distrik Bogor di mana korbannya merasakan kerugian berupa uang. Kelompok ini residivis antar-provinsi, mereka rata-rata dari wilayah selatan Sumatera, Palembang.

Bukan beroperasi di sekitaran Bogor saja namun di sekian banyak  lokasi di Jakarta, Tangerang, tergolong di sekitar Bekasi,” bebernya.

Usai menjalankan aksinya, semua pelaku sempat berkumpul di warung kopi di wilayah Plaza Jambu Dua untuk menyalurkan uang hasil curian.

“Peran kapten guna mengakomodir ataupun membagi tugas, caleg ini tergolong mendapat unsur yang lebih banyak daripada rekannya.

Pembagiannya relatif tergantung banyaknya duit pendapatan,” bebernya.

Dari tangan semua pelaku, petugas menyita 8 unit HP sekian banyak  macam merek, tiga busi motor, empat bungkus kartu perdana Axis, empat dompet, dua kunci sepeda motor, satu eksemplar STNK dan potongan payung.

Di samping itu, barang bukti yang diselamatkan satu unit sepeda motor Honda Beat , Suzuki Satria FU, dan satu unit Honda Vario.

“Keterangan dari pelaku mereka telah lima bulan, dan ada duit sekitar Rp 40 juta yang dipungut dari korban sepulang dari penarikan uang,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP mengenai tindak pidana pencopetan dengan pemberatan.

“Pasal 363 di mana ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here