Cari Kendaraan di Dealer Mobil Bekas, Jangan Lakukan Kesalahan Ini!

0
19
Dealer mobil bekas 2
Saat ingin beli kendaraan di dealer mobil bekas, jangan lakukan kesalahan ini.

elahan.com, Membeli mobil bekas bukanlah hal yang biasa dilakukan sehari-hari. Sehingga wajar jika tidak semua orang yang terbiasa dan banyak melakukan kesalahan. Padahal, kesalahan membeli mobil ini akan memberikan konsekuensi di kemudian hari. Selain datang langsung ke dealer mobil bekas yang dipercaya, ada beberapa tips yang diberikan sebelum memutuskan membeli mobil.

Membeli mobil bekas sifatnya untung-untungan. Bila usia dan pemakaian dari pemilik sebelumnya baik, kondisi mobil biasanya terjaga. Tapi, harus jeli karena kondisi baik ataupun buruk tidak dapat diprediksi dengan mudah.

Kami rangkum beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan sebelum membeli mobil.

1. Tidak Menanyakan Riwayat Mobil Terlebih Dahulu

Sebagai calon pembeli, penting untuk mengetahui riwayat dan sejarah mobil bekas tersebut. Penting sekali untuk bertanya mengenai riwayat ini pada pemiliknya.

Hal-hal yang perlu ditanyakan adalah mengenai penggunaan mobil, apakah digunakan sendiri atau dijadikan sebagai sewa mobil, atau sebagai mobil cadangan. Cek kondisi mobil untuk mengonfirmasi apa yang diucapkan pemilik. Seperti kilometernya, kondisi interior, dan kondisi body ada yang lecet atau tidak.

2. Tidak paham mesin

Dealer mobil bekas
Ajak mekanik ke dealer mobil bekas

Membeli mobil bukan berarti harus mengerti mesin terlebih dahulu. Tapi, setidaknya harus lebih aware, apalagi ini bagian penting dari mobil.

Kamu bisa mengajak teman yang ngerti atau mekanik untuk mengecek kondisi mesin mobil. Lebih baik orang tersebut sudah biasa menangani mobil bekas yang akan dibeli, sehingga dia mampu mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.

3. Terburu-buru saat Test Drive

Melakukan test drive sebelum membeli mobil bekas adalah sebuah keharusan untuk tahu kondisi mobil saat dikemudikan. Melakukan test drive tidak perlu jauh-jauh. Cukup sekitar dealer mobil bekas saja atau di sekitar daerah di mana mobil bekas yang dicoba saja.

Rasakan kondisi mobil dengan teliti dan seksama. Tidak perlu terburu-buru, tapi pastikan ambil sedikit waktu, dan rasakan apakah semuanya lancar atau ada bunyi-bunyi terdengar.

4. Tidak Membandingkan dengan Mobil Lain

Perlu diingat bahwa dalam membeli mobil bekas, tidak perlu tergesa-gesa. Ini bukan seperti membeli baju atau celana. Penting untuk membandingkan banyak mobil sebelum memutuskan memilih mobil yang mana.

Jangan mudah tertipu dengan tampilan fisik atau odometer mobil bekas. Mobil yang sudah dipakai beberapa tahun, kondisinya akan sulit ditebak. Bandingkan dengan mobil lain di dealer mobil bekas yang sama atau dealer berbeda.

Biasanya, mobil dipakai dalam waktu yang cukup lama. Usahakan agar mobil bekas yang dibeli masih dalam kondisi baik dan sesuai kebutuhan.

5. Mengabaikan Catatan Servis

Banyak kesalahan yang dilakukan biasanya calon pembeli abai mengenai catatan servis kendaraan. Catatan ini biasanya disimpan dalam bentuk buku servis yang diisi oleh bengkel resmi.

Namun, bila mobil tidak diservis di bengkel resmi oleh pemilik, cobalah untuk menanyakan berdasarkan ingatan pemiliknya. 

Bila calon pembeli unya waktu dan kemampuan yang cukup untuk mengecek ke dealer mobil bekas secara langsung, akan lebih bagus. Jika tidak, dapat mengikutsertakan mekanik atau pihak yang lebih paham. Agar nantinya mobil bekas yang dibeli tidak menghabiskan uang banyak untuk perawatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here