Cerita Kampanye Sandiaga Uno, dari Disawer Hingga Hampir Dilempar Durian

0
84
Sandiaga Uno berkampanye di beberapa tempat
Kampanye Sandiaga Uno di beberapa daerah

Elahan.com, Sandiaga Uno, calon wakil presiden nomor urut 02, terpaksa melewati jalan tikus ketika ingin melakukan kampanye di Lapangan Kobra, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, pada Selasa, 2 April 2019.

Pasangan Prabowo di pilpres 2019 ini melewati gang kampung dan pemakaman karena hujan deras dan macet. Meski diguyur hujan deras, tetapi massa terlihat tetap bertahan di lokasi menggunakan payung dan jas hujan sejak. Massa pendukung menghadiri kampanye mengenakan atribut partai pengusung. Tidak ketinggalan, kampanye tersebut juga dihadiri oleh tokoh seperti Ahmad Syaikhu dari Caleg PKS DPR RI serta Damin Sada yang turut berorasi.

Sandiaga Uno tiba di lokasi kampanye sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut ribuan pendukungnya yang masih setia menunggu meskipun cuaca sedang tidak bersahabat. Sandi naik ke panggung sambil diiringi salawat dan ditemani juru kampanye nasional seperti Sohibul Iman serta Ahmad Heryawan. Orasi politik yang disampaikan Sandi sekitar 10 menit. Hujan deras yang turun sejak pukul 14.30 WIB membuat lapangan Kobra seperti arena off road.

Bahkan sejumlah pendukung paslon 02 ini terjebak macet  juga terpaksa berteduh di sejumlah ruko dan juga warung milik warga ketika menuju lapangan Kobra. Mereka rela berteduh sambil menuju hujan reda. Banyak simpatisan yang rela hadir melihat Sandi berorasi meskipun tempat tinggalnya jauh dari lokasi kampanye.

Cawapres nomor urut 02 itu hadir dengan mengenakan kaus polo biru juga disawer oleh massa pendukungnya dari bawah. Terlihat beberapa orang memberikan uang Rp 50 ribu kepada Sandi yang ada di atas panggung. Uang saweran yang terkumpul lebih dari Rp 200 ribu itu pun diserahkan Sandi kepada timnya yang ikut mendampingi di atas panggung.

Sandiaga uno berkampanye bekasi
Sandiaga Uno kampanye di beberapa tempat

Hal ini disebut Sandiaga Uno sebagai anomali dimana sekarang bukan rakyat yang ingin disawer, tetapi mereka yang menyawer calon pemimpinnya. Sandi juga menyebut ini sebagai amanah rakyat yang harus dijaga.

Uang sumbangan kampanye dari masyarakat tersebut tidak terlalu dipikirkan Sandi. Kata dia, uang tersebut diserahkan pada tim kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN). Dia hanya fokus bekerja keras untuk mendpatkan hasil terbaik pada pilpres 2019 nanti.

Sepertinya calon wakil presiden nomor urut 02 ini selalu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Sandi bahkan pernah sempat dilempar durian ketika berkampanye di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, akibat massa yang terlalu bersemangat. “Untung gak jadi (dilempar duren),” kata Sandi bercerita di hotel Royal Kuningan ketika menghadiri acara deklarasi dukungan ‘Bugis-Makassar Rantau untuk Prabowo’. Diketahui bahwa Kota Palopo dikenal sebagai penghasil durian.

Di sela-sela sibuknya jadwal kampanye, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyempatkan diri menjadi keynote speaker dalam kegiatan Young Enterpreneur Summit di Makassar pada awal April lalu. Saat itu Sandiaga absen berbicara soal politik tetapi ngomongin permasalahan ekonomi bangsa.

Di lain kesempatan, mantan wakil gubernur Jakarta ini meminta agar masyarakat mengingat bahwa TPS merupakan singkatan dari Tusuk Prabowo-Sandi. Tak hanya itu, Sandi juga memplesetkan kepanjangan TPS menjadi Tunggu Perhitungan Selesai.

Bahkan sebelumnya, Prabowo Subianto mengeluarkan istilah lebaran di TPS saat pilpres April nanti. Para pendukung diminta menjaga TPS hingga waktu perhitungan selesai dan membawa makanan.

Sandiaga Uno menyebut ajakan ini karena kubunya kekurangan dana untuk membiayai saksi. Sehingga mereka meminta kesediaan dari masyarakat untuk ikut mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here