CVR Lion Air Ditemukan Beserta Sisa Tubuh Korban

0
101
CVR Lion Air JT-610 (istimewa)
CVR Lion Air JT-610 (istimewa)

elahan.com – CVR Lior Air telah ditemukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan TNI AL pada Senin (14/1).

Cockpit voice recorder ditemukan dengan kondisi sudah terpisah dari unit aslinya dan banyak goresan. Namun Kepala Pushidros TNI AL Laksamana Muda Harjo Susmoro, mengklaim bagian dalamnya tidak rusak.

“CVR punya kekuatan untuk tahan goncangan 200 G. Kalau kemarin tidak akan sampai 200 G secara fisik hanya lecet. Tetapi di dalamnya punya kemampuan tahan,” kata Harjo, Senin (14/1).

Pihak Maskapai Lion Air berterima kasih dan mengapresiasi atas keberhasilan TNI AL dan KNKT. Karena telah menemukan CVR milik pesawat PK-LQP JT-610 yang tenggelam di perairan Karawang, Jawa Barat.

“Lion Air Group menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada tim penyelam TNI Angkatan Laut, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), beserta pihak terkait lainnya yang telah melakukan pencarian dan menemukan salah satu kotak hitam (black box). Yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (CVR) berkaitan dengan penerbangan JT-610,” kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Selasa (15/1).

Presiden Republik Indonesia juga mengapresiasi atas ditemukannya CVR. Jokowi juga berharap dengan ditemukannya CVR pesawat PK-LQP JT-610 bisa menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut.

“Ya kita sangat menghargai penemuan CVR yang ditemukan oleh Kopaska. Sehingga ini nanti akan lebih memperjelas kecelakaan pesawat yang kemarin terjadi disebabkan oleh apa,” kata Jokowi, Senin (14/1)

Tidak hanya menemukan CVR, TNI AL juga berhasil menemukan bagian-bagian tubuh korban yang ikut tenggelam. Bagian tubuh yang berhasil ditemukan sebanyak 7 kg dan kebanyakan tulang berulang.

“Dan selama proses pengangkatan CVR, untuk human remains tetap kita angkat semampu yang kita punya. Kita dapat ada sisa-sisa kurang lebih 7 kg. Itu sudah dibungkus dan kita serahkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi apabila memungkinkan dan apabila teridentifikasi akan diberikan ke keluarga apabila dikehendaki,” ujar Kapushirosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro, Senin (14/1).

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT-610 dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di laut Karawang pada 29 Oktober 2018. Seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dalam kecelakaan tersebut yang berjumlah 189 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here