Disebutnya Nama Ihsan Yunus dalam Kasus Korupsi Bansos Covid-19

0
3
Ihsan Yunus
Disebutnya Nama Ihsan Yunus dalam Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Elahan.com, Politikus PDIP Ihsan Yunus disebut-sebut dalam sidang lanjutan kasus suap Bantuan Sosial Covid-19 oleh bekas Menteri Sosial Juliari Batubara. Nama Ihsan disebut-sebut oleh Jaksa msaat membacakan nama-nama pengusul vendor untuk pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

Hal tersebut dikonfirmasi jaksa melalui mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos, Adi Wahyono. Jaksa menanyakan adanya sederet nama berdasarkan data kepada Adi. Kemudian hal itu dibenarkan oleh Adi.

“Ini ada nama Kukuh, Marwan Dasoka, Hartono Laras, Dadang Iskandar, Ihsan Yunus, Juliari Batubara, Candra Manggih dan Royani. Ini tentu kan saudara tidak salah sebut tentu ada data?” tanya Jaksa Nur Azis kepada Adi Wahyono, Senin (8/3/21).

Pertanyaan itu dijawab dengan singkat namun membenarkan yaitu “Iya”. Nama-nama tersebut yang disebutkan jaksa didapatkan berdasarkan keterangan Adi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses pemeriksaan dirinya sebagai saksi oleh KPK.

Tak hanya itu, Jaksa pun menanyakan kepada Adi mengenai pengusul vendor yang melakukan pertemuan dengannya terkait pengadaan bansos. Lagi-lagi Adi pun tidak membantah adanya peristiwa tersebut.

Direktur Utama PT Tigapilar Argo Utama, Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Van Sidabukke didakwa menyuap mantan Mensos Juliari Peter Batubara dengan total Rp 3,2 miliar. Suap tersebut dilakukan sebagai upaya pemulus penunjukan perusahaan penyedia Bansos di wilayah Jabodetabek.

Harry diduga memberikan suap senilai Rp 1,28 miliar, sedangkan Ardian diduga memberi suap sebesar Rp 1,95 miliar. Pemberian suap dari keduanya tersebut dilakukan secara bertahap dalam rentang bulan Oktober sampai dengan Desember 2020.

Berdasarkan dakwaan Harry memberikan uang untuk memuluskan mendapatkan paket pengadaan bansos covid-19 sebanyak sebanyak 1.519.256 paket oleh PT Pertani (Persero) dan melalui PT Mandala Hamonangan Sude. Sementara Ardian memberikan uang itu agar mendapatkan penunjukan pengadaan paket bansos melalui PT Tigapilar Agro Utama.

Atas kasus tersebut keduanya didakwa dengan Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Namun belum ada kelanjutan mengenai nama-nama yang disebutkan Adi dan dipertanyakan oleh Jaksa. Salah satunya nama Ihsan Yunus, yang merupakan politikus PDIP yang namanya ikut terseret dan diduga sebagai salah satu pengusul vendor bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang terlibat kasus korupsi itu. Baca juga berita lainnya melalui koran tempo hari ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here