Erick Thohir: 7 Lembaga Survei Unggulkan Jokowi – Ma’ruf

0
81
Erick Thohir
Erick Thohir (istimewa)

Elahan.comErick Thohir selaku Ketua TKN Jokowi – Ma’ruf menanggapi klaim Ketua BPN Prabowo – Sandi, Djoko Santoso yang menyinggung bahwa elektabilitas ataupun hasil survei tim Paslon nomor urut 02 sudah dapat melewati Paslon nomor urut 01.

Erick Thohir menuliskan klaim sepihak khususnya tanpa melibatkan lembaga independen usahakan dihentikan kubu paslon nomor urut 02. Ia menegaskan tidak butuh memutarbalikkan kenyataan dan mengumbar kedustaan tanpa dasar sebab menurutnya hasil jejak pendapat dari  7 lembaga survei jelas mengaku elektabilitas paslon Jokowi – Ma’ruf lebih unggul ketimbang paslon nomor urut 02.

Erick Thohir menerangkan “Jika bicara hasil survei elektabilitas, lebih baik di berikan kepada lembaga survei independen yang memang spesialis mengerjakan hal tersebut. Berdasarkan info terkini, dan semua dapat cek, dari 7 lembaga survei independen yang ada di Indonesia, hasilnya jelas-jelas mengaku elektabilitas paslon Jokowi – Ma’ruf masih unggul rata-rata 20 % daripada kompetitornya, pasangan Prabowo – Sandi,” ujarnya Minggu (10/2).

Adapun tujuh lembaga survei itu, yaitu Populi Center,  LSI Denny JA, SMRC, Charta Politika, Y-Publika, Indikator Politik, dan Median.

LSI Denny JA menerangkan elektabilitas Joko Widodo – Ma’ruf Amin sedang di angka 54,8 %. Sedangkan pasangan Paslon nomor urut 02  melulu mendapat 31,0 %. Masih terdapat 14,2 % suara yang belum menyimpulkan atau tidak menyerahkan jawaban. Data tersebut didapatkan dari 1.200 narasumber di 34 provinsi pada akhir Januari.

Hasil serupa pun terdapat melewati survei Populi Center yang dilaksanakan pada 20-27 Januari 2019. Dengan memakai metode wawancara tatap muka di 34 provinsi, Populi Center menulis Joko Widodo – Ma’ruf Aminunggul 54,1 % dikomparasikan Paslon nomor urut 02 yang melulu memperoleh angka 31 %.

Sedangkan, Charta Politika dalam survei yang dilaksanakan pada 22 Desember 2018 sampai 2 Januari 2019, pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin unggul dengan pendapatan 53,2 %, dan Paslon nomor urut 02  mendapat 34,1 %. Sebanyak 12,7 % narasumber lainnya memilih belum atau tidak menyerahkan jawaban.

Charta Politika memakai 2.000 narasumber yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan teknik wawancara tatap muka langsung dan kuesioner terstruktur. Survei ini memakai metode random bertingkat (multistage acak sampling) dengan margin of error tidak cukup lebih 2,19 % pada tingkat keyakinan 95 %.

Indikator Politik pada survei pada 16-26 Desember 2018 mengaku elektabilitas Joko Widodo – Ma’ruf Aminmenjangkau 54,9 %, sementara Paslon nomor urut 02 34,8 %. Dari empat lembaga survei tersebut, elektabilitas Joko Widodo – Ma’ruf Amintampak masih terpaut lumayan jauh lantaran sedang di atas 50 %, sedangkan Paslon nomor urut 02 melulu berada di bawah 35 %.

Sedangkan tiga lembaga survei lainnya pun menyatakan hasil sama, yaitu elektabilitas Joko Widodo – Ma’ruf Aminlebih unggul dari Paslon nomor urut 02. Lembaga Y-Publica mengaku Joko Widodo – Ma’ruf Amin unggul dengan, 53,5 %, sementara Paslon nomor urut 02 mendapat 31,9 %.

Survei Median mengindikasikan Joko Widodo – Ma’ruf Amin mendapat 47,9 % suara dan Paslon nomor urut 02  38,7 %. Terakhir, Saiful Munjani Research & Consulting (SMRC). Joko Widodo – Ma’ruf Aminmendapat  60,4 % dan Paslon nomor urut 02 29,8 %.

Erick Thohir melengkapi “Jika mendengar terdapat pihak yang mengklaim lebih unggul survei, atau apapun, maka usahakan periksa ke lembaga independen yang punya cara dan teknik khusus mengerjakan jejak pendapat elektabilitas sehingga anda tidak mendapat informasi yang salah”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here