Erick Thohir Keberatan Penyebutan Kriminalisasi Ketum PA 212

0
107
Erick Thohir menanggapi isu kriminalisasi terhadap Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif
Erick Thohir menanggapi isu kriminalisasi terhadap Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif (istimewa)

elahan.com – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir menanggapi tanggapan kriminalisasi atas penetapan tersangka Ketua Umum PA 212. Menurutnya, bukan hanya pihak BPN yang merasakan hukum, tetapi phak TKN juga pernah dilaporkan terkait kasus hukum.

“Saya rasa saya sangat keberatan jika semua isu sedikit-sedikit hukum dibilang kriminalisasi. Kita semua juga pernah dilaporkan, Pak Presiden dilaporkan, saya dilaporkan, saudara Irfan dilaporkan,” kata Erick Thohir, Senin (11/2/2019).

Erick mengatakan bahwa selama ini hukum tidak tebang pilih dalam penegakannya. Menurutnya, pihak TKN juga banyak yang sudah pernah dilaporkan termasuk dirinya. Namun dia percaya bahwa KPU, Bawaslu hingga aparat penegak hukum akan tetap bertindak profesional.

“Sama juga ketika kita selalu dipojokkan,’Oh ini Presiden bikin acara televisi’, ini salah. Pihak Bawaslu juga sudah bicara bahwa diperbolehkan jika sebagai presiden. Bahkan yang salah pidato kebangsaan yang disiarkan itu yang salah, karna ada peraturannya,” kata Erick Thohir.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpecah-belah hanya karena isu hukum yang disebut kriminalisasi. Dia juga kembali menyinggung tentang banyaknya gerakan alumni yang mendeklarasikan mendukung pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Nanti di Bandung juga akan melakukan, dan sekarang kita sudah mulai kewalahan juga namun dalam arti positif. Yang dulu relawan, sekarang ada juga pergerakan alumni-alumni. Gerakan intelektual muda, kamu anak muda yang peduli bahwa bangsa ini tidak boleh pecah,” ucapnya.

Erick juga berpesan kepada pihak media sebagai pilar keempat demokrasi untuk tidak terjebak dalam isu-isu kriminalisasi ini selama proses hukum masih sesuai prosedur.

“Ini yang harus kita tempatkan. Dan tentu seperti apa yang saya sudah bilang, jangan terjebak juga dengan berita-berita mengandung fitnah yang tidak mendidik,” lanjutnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif menjadi tersangka. Penetapan Slamet sebagai tersangka diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang dikirim Slamet Ma’arif beredar di dunia maya.

Slamet akan menjalani proses hukum kasus pelanggaran tindak pidana pemilu yang dilakukan saat Tabligh Akbar PA 212 beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here