Formula E Diminta Ditunda Akibat Virus Corona di Indonesia

0
31
formula e
Formula E Diminta Ditunda Akibat Virus Corona di Indonesia

elahan.com, Panitia Pelaksana Formula E Jakarta masih menunggu arahan terkait penundaannya akibat ancaman virus corona. Namun prioritasnya tetaplah keselamatan publik. Publik meminta ajang balap mobil listrik itu ditunda karena wabah virus corona telah masuk ke Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah mengumumkan secara langsung bahwa dua orang WNI di Indonesia positif corona.

Ada kekhawatiran bahwa potensi penyebaran akan semakin besar dengan hadirnya kerumunan penonton di ajang balap mobil listrik yang akan diadakand di kawasan Monas itu. Melihat ajang-ajang olahraga top lainnya seperti MotoGP sudah mengumumkan pembatalan MotoGP Qatar serta penundaan MotoGP Thailand dalam isu yang sama.

Direktur Komunikasi Operational Committee (OC) Jakarta E-Prix, Felicia Idama, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Formula E Operations (FEO). Mereka sepakat untuk terus memantau perkembangan situasinya terlebih dulu. Kendati demikian, Felicia tak menyangkal bahwa wabah virus asal China itu memengaruhi persiapan.

“Kami sepakat wait and see. Kami akan terus monitor perkembangannya seperti apa karena terdeteksinya virus corona di Indonesia baru 1-2 lalu. Kita lihat perkembangannya seperti apa karena ajang itu masih bulan Juni digelar,” kata Felicia, Rabu (4/3/2020).

“Yang jelas kami mengutamakan keselamatan orang banyak,” tegasnya.

Felicia percaya FEO memantau dengan saksama isu virus corona karena bukan cuma menjangkit 1-2 negara saja melainkan seluruh negara tuan rumah akan diperhatikan.

“Virus corona ini kan bukan isu di Indonesia saja tapi juga global. Tentu FEO akan memonitor negara-negara yang akan menjadi tuan rumah race. Jadi bukan kami konsentrasi ke balapan. Enggak. Semua faktor negara itu dipertimbangkan,” jelasnya.

“Yang jelas kami mengutamakan keselamatan orang banyak sambil menunggu dan berharap korban virus corona bisa sembuh dengan perawatan yang baik dan perkembangannya bisa positif,” ujarnya.

Ajang balap mobil listrik ini sebelumnya telah menuai polemik soal perizinan lokasi sirkuit yang berada di kawasan monas. Kini akibat virus corona yang telah sampai ke Indonesia, formula e juga terancam ditunda. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mau membahas dampak Corona bagi pergelaran Formula E ataupun ekonomi Jakarta. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah penanganan virus Corona.

“Ini dulu nih (penanganan Corona) sekarang karena kondisi urgent nih,” ucap Anies di Balai Kota DKI Jakarta Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (2/3).

Namun para wakil rakyat yang berkantor di Kebon Sirih buka suara demi keamanan dari ancaman COVID-19 yang sudah mematikan ribuan orang ini. Mereka mendesak Formula E untuk ditunda. Fraksi PDIP DPRD DKI menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta memikirkan kembali rencana itu. Virus corona sudah meruyak di banyak negara.

Ini bukan hanya masalah sedikit orang saja, tapi masalah banyak orang. Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono mengingatkan Pemprov perihal risiko orang-orang tidak cukup berani untuk melihat Formula E karena ada virus corona.

Sejalan dengan hal tersebut, Fraksi PAN DPRD DKI juga menyarankan agar jadwal balap Formula E itu ditunda. Dia berkaca pada gelaran sepakbola Liga Italia yang mengalami penundaan karena pertimbangan kasus virus corona. Balap MotoGP juga ditunda gara-gara corona. COVID-19 tidak boleh dianggap remeh, terlebih peserta Formula E adalah orang-orang berbagai negara.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi juga memberikan tanggapannya mengenai Formula E di Jakarta 2020 agar dibatalkan. “Saya rasa kaya di Qatar, dihentikan dulu, banyak jadwal dihentikan. Kalau kebijakan Pak Anies (ada penanganan Corona di Jakarta), itu (Formula E) harusnya dihentikan,” ucap Prasetio Edi.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menangguhkan izin keramaian dan acara sebagai antisipasi virus corona (COVID-19). Namun, pegelaran Formula E di Monas pada Juni 2020 belum dibatalkan. Sejalan dengan keputusan Panitia pelaksana yang mengatakan akan memantau perkembangan virus corona, dengan alasan lain pergelaran balapan mobil listrik itu juga masih lama yakni dibulan Juni 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here