Gempa dan Tsunami Meluluh Lantakkan Kota Palu

0
13
Gempa dan Tsunami di Kota Palu
Potret akibat dari gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawei Tengah

elahan.com, Gempa sebesar 7,7 SR dan Tsunami Besar meluluh lantakkan Kota Palu, Sulawesi Tengah. Bencana alam yang mampu menyorot mata dunia tersebut, terjadi pada Jum’at Maghrib (28/09/2018). Ombak setinggi 6 meter dengan kecepatan 400 km tak dapat dihindari.

Kepanikan masyarakat tergambar dari beberapa video yang beredar. Ada warga yang sedang bingung menyelematkan keluarganya, terjebak di antara gelombang yang menerjang dan berlari ke gedung yang tinggi seraya beristighfar.

Terhitung 30 September 2018, Jumlah korban mencapai 832 orang tewas dan ratusan lainnya terluka. Ratusan gedung-gedung hancur dan hampir rata dengan tanah. 87 jenazah hingga saat ini belum diketahui jelas identitasnya.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 16 ribu warga kini berada di tenda pengungsian Kota Palu.

BNPB menilai, tsunami yang menerjang Kota Palu dipicu oleh tanah longsor akibat dari gempa bumi 30 menit sebelumnya. Lapisan tanah dari sungai palu tidak begitu kokoh saat gempa berlangsung.

Mengutip dari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, gempa tersebut longsoran tersebut jauh ke dasar laut. 200-300 meter retakan menyentuh ke dasar laut, hingga terjadilan tsunami yang menggulung.

Pemerintah pusat merasa kesulitan dalam mendistribusikan bantuan ke tempat bencana terjadi. Hal ini dikarenakan akses untuk menuju lokas bencana rusak parah dan tertutup puing bangunan.

Walau korban jiwa mencapai ratusan, namun masih ada warga yang berhasil menyelamatkan diri pada saat bencana terjadi. Lima atlet paralayang dari Denpasar mampu bertahan hidup saat tsunami berlangsung.

“mulai merasa guncangan yang dahsyat pada pukul 17.20, ketika itu kami sedang berada di lapangan Batu Lemo” ungkap atlet tersebut, Made Krisna.

Lain halnya yang dirasakan salah seorang lelaki  bernama Lulu. Ia harus merelakan istrinya meninggal setengah jam setelah ditemukan.

“Pada saat gempa terjadi saya berhasil menyelamatkan diri, saya tidak sempat menyelamatkan istri saya. Ambruk semua, runtuh bangunan, saya panik” ungkapnya.

Gempa dan Tsunami di Kota Palu tak hanya menimbulkan luka yang mendalam bagi masyarakat Palu, tapi juga dimata Dunia. “Bantuan dari Internasional sudah diterima Jokowi”, cuitan Sutopo dalam twitternya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here