Gerindra Blunder jika Tak Calonkan Prabowo di Pilpres 2019

0
15
Cawapres Prabowo Gerindra
Cawapres Prabowo

Elahan.com, Calon presiden sekaligus ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dirasa memang harus maju sebagai calon presiden pada pemilu 2019.

Namun, elektabilitas Prabowo masih dinilai jauh di bawah calon presiden petahana, Joko Widodo atau yang kerap disapa Jokowi. Hal ini ditunjukkan dari beberapa hasil survei.

Pengamat politik, Said Salahudin menilai bahwa Gerindra akan sangat merugi bila Prabowo tidak maju dalam pilpres 2019 mendatang.

“Jika Prabowo menyerahkan posisi capres kepada tokoh-tokoh dari parpol lain atau tokoh dari non parpol, maka Gerindra jelas akan sangat merugi,” ucap Said.

Pemilu tahun depan akan menyatukan berbagai pilihan masyarakat dalam memilih anggota legislatif serta presiden dan wakilnya. Hal ini sangat menentukan pimpinan eksekutif nasional.

Said melanjutkan, masyarakat Indonesia cenderung memilih kandidat calon presiden dan wakil presiden menurut figurnya, bukan menurut partainya. Oleh karena itu, partai yang terdapat kadernya mencalonkan diri pada pilpres 2019-lah yang akan dipilih oleh masyarakat.

Dengan kenyataan seperti itu, tidak heran rasanya berbagai partai yang melakukan koalisi dengan partai lainnya saling berlomba untuk mengusung calon dari masing-masing partainya. Karena dengan mempunyai calon, partai dapat memanfaatkan daya pilih masyarakat atas figur yang diusungnya. Tentu hal itu dilakukan untuk memperoleh banyak kursi di parlemen.

Akan berbeda kondisinya jika partai hanya berkoalisi tanpa menempatkan kadernya di calon presiden atau calon wakil presiden. Pada nantinya mereka akan kehilangan jatah kursi mereka di DPR dan DPRD.

“Dalam konteks pengusulan Prabowo sebagai capres oleh Partai Gerindra menemukan argumentasinya,” kata Said.

Menurutnya, pencalonan nama Prabowo dari Partai Gerindra tidak akan mengalami perubahan. Akan menjadi blunder jika Gerindra tidak mencalonkan Prabowo.

“Kecuali, misalnya, tokoh eksternal yang akan dipakai dijadikan sebagai Prabowo sebagai capres, dipersyaratkan untuk menjadi anggota Gerindra,” pungkasnya.

Said juga berpendapat bahwa selain Prabowo, di internal Gerindra masih ada tokoh politik yang bisa menjadi capres.

Prabowo sendiri masih belum menentukan nama-nama tokoh yang akan mendampinginya dalam bursa cawapres. Namun sudah ada beberapa nama yang diduga kuat berada di dalam bursa cawapres Prabowo diantaranya, Anies Baswedan, AHY, maupun Habib Rizieq.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here