Gerindra: Soal Penculikan 98 Prabowo Akan Bongkar Jika Terpilih

0
109
Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa (istimewa)
Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa (istimewa)

elahan.com – Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa, mengkalim paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi akan mengungkap kasus penculikan aktivis 98 jika menang pilpres 2019. Menurutnya, Prabowo ingin membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat peritiwa penculikan 98 tersebut.

“Keyakinan saya kalau penculikan aktivis 1998 pasti dibongkar. Karena kalau tidak dibongkar seolah-olah yang dituduhkan kepada Pak Prabowo itu benar,” kata Desmond, Selasa (16/1).

Desmond mengatakan jika kasus penculikan ini diungkit lagi dalam debat capres pertama nanti. Menurutnya, hal tersebut malah akan menguntungkan pihak Prabowo-Sandi. Isu ini juga pernah diungkit oleh Jusuf Kalla saat debat capres 2014, Prabowo juga sudah memberi tanggapan mengenai peristiwa itu.

“Prabowo Cuma bilang apakah kita harus bongkar-bongkar di sini (debat capres 2014). Siap kita bongkar-bongkar di sini. Setelah itu JK tidak melanjutkan lagi pertanyaan ke Prabowo,” ujarnya.

Namun, Desmond mengklaim mantan anggota militer yang diduga terlibat dalam peristiwa itu justru ada di kubu Jokowi-Ma’ruf. Dia menyebut Wiranto yang berpangkat Panglima ABRI pada 98 itulah yang harus ikut bertanggung jawab pada pertiwa tersebut.

“Jadi kalau mau bicara pemahaman tentang sistem komando yang bertanggung jawab tentang kasus yang lalu ya bukan Prabowo, (tapi) Wiranto,” ujar Desmond.

Menurut Ketua DPP Gerindra itu, justru kubu Jokowi yang memiliki beban berat saat menghadapi debat capres pertama nanti. Karena Jokowi belum menepati janji untuk menuntaskan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

“Empat tahun ini ke mana saja? Kasus Munir yang dijanjikan kepada Suciwati saat putusan Komisi Informasi Publik membuka dokumen itu, kan Jokowi sendiri yang melakukan upaya agar tidak lanjut dan kalan  di PTUN.

“Apa yang terjadi saat ini, mulutnya saja yang enak, kalau hari ini apa yang diomongkan tentang hukum dan HAM dan lain-lain bagi saya pribadi sebagai korban HAM itu omong kosong,” katanya.

Ketua DPP Gerindra itu juga mengatakan, jika Prabowo tidak membongkar peristiwa 98 itu maka dia sendiri yang akan menuntut pemimpin partainya tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here