Hal-hal yang Harus Kamu Tahu Soal Niat Puasa dan Niat Ibadah Lainnya

0
33
Yang perlu kamu ketahui soal niat puasa
Yang perlu kamu ketahui soal niat puasa

Elahan.com, Meskipun ramadan sudah menuju sepertiga terakhir, mungkin masih ada umat Islam yang keliru mengenai niat puasa. Niat merupakan adalah bagian penting dari sebuah ibadah sebab tanpa niat, ibadah tersebut tidak sah. Amalan yang dilakukan biasanya bergantung pada niatnya.

Niat puasa haruslah dibaca di malam sebeum masuknya waktu subuh. Boleh berniat setelah maghrib atau isya, sebelum tidur, setelah salat tarawih ataupun setelah selesai makan sahur.’

Mengenai niiat puasa ini memang berbeda dari masing-masing mazhabnya. Penganut mazhab Syafi’i niat harus dibaca atau diucapkan di malam hari di bulan puasa. Sedangkan bagi kalangan penganut mazhab Maliki boleh membaca satu niat di awal ramadan untuk puasa selama 30 hari, hanya saja perlu membaca niat di setia malamnya untuk berjaga-jaga

7 hal berhubungan dengan niat

Penting sekali bagi kita sebagai umat muslim yang menjalankan puasa setiap hari selama bulan ramadan dan menjalankan puasa sunnah di bulan lainnya, untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan niat agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia. Menurut ulama Fiqih, ada tujuh hal mengenai niat yang harus dipahami oleh seorang mukallaf, yaitu sebagai berikut:

  • Hakikat niat

Niat secara bahasa berarti melakukan sesuatu diikuti pekerjaannya atau tidak. Sedangkan menurut istilah, niat berarti melakukan sesuatu yang bersamaan dengan pekerjaannya. Niat yang tidak bersamaan dengan tindakan disebut ‘azam. Dalam praktiknya seperti kamu berniat ingin ke pondok pesantren di sore hari dan niatnya diucapkan sejak pagi padahal baru berangkat di sore hari.

  • Hukum niat

Hukum dari niat itu adalah wajib seperti ketika mengerjakan salat, niat merupaan hal wajib yang jadi rukun salat. Jika kamu salat tanpa berniat terlebih dahulu maka salatnya tidak sah. Meskipun tidak semua ibadah yang wajib untuk berniat, seperti memandikan jenazah. Menurut ulama, memandikan jenazah niatnya adalah sunah tetapi memandikannya adalah wajib.

  • Tempat niat

Niat itu tempatnya di hati bukan di lisan. Melafazkan niat hukumnya adalah zunah dengan tujuan untuk menuntun hati berniat. Wudhu akan menjadi tidak sah ketika niat hanya dilafazkan etapi tidak diniatkan dalam hati.

  • Waktu niat

Niat itu dilakukan saat di awal ibadah. Misalnya ketika berwudhu, niat dimulai ketika membasuh muka. Sama juga ketika salat, seseorang yang salat harus berniat bersamaan dengan takbir pertama. Berbeda dengan ibadah puasa wajib, niat harus dilakukan sebelum terbit fajar sebab jika berniat saat terbit fajar atau setelahnya, puasa menjadi tidak sah. Niat puasa menjadi syarat khusus yang harus dilakukan di malam hari sesuai dengan sabda Rasulullah SAW., seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan an-Nasa’i.

  • Cara niat

Tentu saja, niat dilakukan dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan perbuatan apa yang akan dilakukan.

  • Tujuan niat

Niat memiliki tujuan yang akan membedakan ibadah satu dengan ibadah yang lain. Niat salat Zuhur berbeda tujuannya dengan niat salat Asar, umroh dengan haji juga berbeda, sedekah dengan zakat, masing-masing berbeda niat berdasarkan tujuannya.

  • Syarat niat
Niat puasa merupakan hal penting sebelum menjalankan puasa wajib
Niat puasa merupakan hal penting sebelum menjalankan puasa wajib

Seseorang berniat tentu memiliki syarat yaitu orang yang beragama Islam, tahu pekerjaan yang diniati untuk dilakukan, menentukan apa pekerjaan yang diniati, serta tidak melakukan hal-hal yang menafikan niat itu sendiri.

Berikut niat puasa ramadan beserta artinya

Masih banyak yang belum hafal dan tau mengenai niat puasa yang benar di bulan ramadan. Bisa karena benar-benar tidak tahu, bisa juga karena terlupa. Adapun niat ketika ingin berpuasa ramadan adalah sebagai berikut: Nawaitu shauma ghodin ‘an ada ‘i fardhi syahri ramadhoona hadihis sanati lillahi ta’aalaa. Artinya, saya berniat puasa besok hari untuk menunaikan fardhu bulan ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here