Harga Emas Hari Ini Masih Relatif Sama, Efek Perang Dagang Amerika Serikat-China

0
36
Harga emas hari ini, Jumat, 5 Juli 2019
Harga emas hari ini, Jumat, 5 Juli 2019

Elahan.com, Harga emas hari ini, Jumat, 5 Juli 2019 berubah variatif sesuai dengan ukuran berat. Emas cetakan dari PT Antam dengan ukuran 0,5 gram relatif sama dengan harga kemarin seharga Rp 385.000, sedangkan cetakan UBS dengan ukuran yang sama seharga Rp 386.000.

Emas cetakan seberat 1 gram dari PT Antam untuk hari ini tercatat naik dari harga Kamis kemarin sebesar Rp2.000 menjadi Rp727.000. sementara emas dengan ukuran sama cetakan UBS turun Rp1.000 menjadi Rp700.000.

Harga emas cetakan Antam ukuran 2 gram naik Rp6.000 dari harga kemarin menjadi Rp1.410.000. sedangkan harga emas UBS dengan ukuran yangn sama 2 gram dijual lebih murah, seharga Rp1.401.000.

Emas dengan ukuran 5 gram cetakan Antam dijual dengan harga Rp3.477.000. harga ini naik sekitar Rp25.000 dari harga pada Kamis kemarin. Berbeda dengan emas 5 gram cetakan UBS yang turun menjadi Rp3.427.000.

Ternyata sentimen perang dagang Amerika Serikat-Cina serta penurunan suka bunga acuan bank sentral AS Federal Reserve, membuat harga emas tertarik pada dua arah.

Harga emas hari ini
Harga emas hari ini

Berdasarkan pantauan perdagangan hari ini, Jumat, 5 Juli 2019 pukul 09.45 WIB, setelah ditutup stagnankemarin, harga emas kontrak pengiriman Agustus di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) naik tipis 0,01 persen ke level US$1.421/troy ounce.

Sedangkan harga emas di pasar spot naik menjadi US$1.418,58/tro ounce atau naik 0,24 persen. Padahal sebelumnya turun 0,24 persen.

Perang dagang antara Amerika dan China membuat pelaku dagang tak gencar memburu emas. Tetapi menurut penasihat Ekonomi Gedung utih Larry Kudlow, perwakilan kedua negara sedang merencanakan perundingan baru yang akan berlanjut hingga pekan depan.

Bahkan dialog itu juga akan melibatkan pejabat tingkat tinggi dan dilakukan via telepon.  Tetapi dialog lanjutannya kemungkinan akan dilakukan secara tatap muka.

Rangkaian dialog yang akan dilakukan negara Amerika Serikat – China diharapkan bisa menghasilkan kesepakatan damai dalam perang dagang ini. Optimisme inilah yang membuat pelaku pasar mulai sedikit berani untuk berinvestasi. Sehingga pembelian emas yang biasa yang dilakukan untuk main aman tidak lagi diborong.

Tetapi masih ada harapan penurunan suku bungan acuan bank sentral AS, sehingga investor tidak serta merta meninggalkan emas.

Pada akhir bulan Juli, komite dari The Fed yang merupakan komite pengambil kebijakan (FOMC) akan mengadakan rapat bulanan. Biasanya dalam setiap rapat, The Fed akan memberitahukan mengenai kebijakan suku bunga turun, naik, atau ditahan.

Menurut CME Fedwatch hari ini, kemungkinan The Fed menurunkan suku bunga 25 basis poin pada rapat akhir bulan nanti bisa mencapai 72,4 persen. Tapi bila suku bunga acuan dipangkas 50 poin, ada kemungkinan mencapai 27,6 persen. Sementara kemungkinan suku bunga acuan ditahan pada kisaran 2,25-2,5 persen tidak akan ada sama sekali.

Jika The Fed menurunkan suku bunga acuannya, pasar akan kebanjiran likuiditas dolar. Kredit lebih mudah sehingga dolar akan melimpah sebab tidak disimpan dan bertebaran. Hal ini akan membuat nilai tukar greenback tertekan.

Efeknya, pelaku pasar akan terkena risiko penurunan nilai aset yang membuat harga kurs dolar berubah. Kondisi ini bukanlah kondisi yang diinginkan pastinya. Inilah yang membuat pelaku pasar masih mempertahankan emas untuk melindungi nilai (hedging).

Harga emas hari ini masih belum berubah signifikan. Selama sepekan, harga emas suudah naik 2,1 persen. Berbeda dengan sepanjang bulan Mei, harga emas hanya menanjak dua persen saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here