Hasil Hitung Cepat, Apa Beda Quick Count dengan Exit Poll?

0
27
Hitung cepat pilpres 2019, perbedaan quick count dengan exit poll
Hitung cepat pilpres 2019, perbedaan quick count dengan exit poll

Elahan.com, Pesta demokrasi telah selesai, sekarang adalah waktunya untuk menyimak hasil hitung cepat sementara Pilpres 2019.

Pasti seluruh rakyat Indonesia sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa yang memenangi pertarungan menjadi orang nomor 1 dan nomor 2 di negara ini. Namun, jika menunggu hitungan resmi akan membutuhkan waktu lama karena menggunakan sistem berjenjang.

Sehingga hitung cepat menjadi pilihan cepat untuk mengetahui hasil perhitungan suara. Tetapi, hasil quick count ini belumlah hasil resmi.

Pada masa-masa setelah Pemilu ini, kamu pasti tidak asing dengan istilah quick count dan exit poll. Sudah tahu beda keduanya?

Menurut Dian Permata, Peneliti Founding Fathers House (FFH), quick count merupakan istilah sederhana dari parllel vote tabulation (PVT). Dalam konteks di Indonesia, quick count ini metode hitung cepat dengan basis respondennya adalah hasil perhitungan suara di TPS yang menjadi sampel.

Hitung cepat Pilpres 2019
Hitung cepat Pilpres 2019

Sementara exit poll, meskipun sampelnya sama-sama TPS, tetapi mengambil pemilih yang sudah memberikan hak suaranya secara random di TPS. Satu laki-laki dan satu perempuan yang kemudian diberikan berbagai pertanyaan. Sementara quick count, respondennya adalah formulir C1 plano.

Keduanya sama-sama dari bidang keilmuan statistika. Meskipun berbeda basis reponden, tetapi teknik penarikan sampelnya tetap dari bidang ilmu yang sama.

Dian menyebut, sampel yang ditarik dihitung menggunakan rumus yang diyakini bisa mewakili jumlah maupun sebaran TPS dan dapil di seluruh Indonesia. Harus dipastikan jumlah sampel sudah merupakan representasi dari total keseluruhan.

Barulah kemudian mengumpulkan data basis responden sesuai dengan cara hitung yang dipilih. Pada tahap ini, barulah muncul perbedaan antara quick count dengan exit poll.

Pada hitung cepat baik itu quick count maupun exit poll, ada yang namanya tingkat kepercayaan dan rentang angka penyimpangan (margin of error). Biasanya kedua sistem hitung cepat ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan 99 persen.

Kata Dian, secara matematika, jika sampelnya adalah 6.000 TPS dengan tingkat kepercayaan 95 persen, makan margin of error ada pada angka 1,27 persen. Margin of error berarti hasil nilai yang didapat bisa bertambah atau berkurang hingga angka margin of error tersebut.

Selain kesalahan hitungan secara matematis yang bisa ditoleransi, pada penghitungan quick count ada juga kemungkinan terjadinya kesalahan pada operator pelaksana. Seperti misalnya salah menarik sampel yang ternyata tidak merupakan representasi dari TPS dan dapil secara nasional. Selain itu juga ada kesalahan teknologi untuk pengiriman data seperti jaringan internet yang tidak stabil.

Sementara itu, exit poll disebut memiliki lebih banyak tantangan ketika menghitungnya. Seperti responden yang menolak untuk menjawab pertanyaan, ataupun jawaban responden yang normatif atau menyimpang. Hanya saja, dengan menggunakan exit poll ini, peneliti bisa mengetahui beberapa hal seperti tingkat kepuasan maupun mengenai persepsinya terhadap pemilu.

Sehingga, jika ingin mengejar informasi dengan hasil penghitungan angka, Dian lebih cenderung kepada quick count daripada exit poll. Sebab, data yang dihasilkan cenderung lebih objektif karena dari C1. Quick count juga dinilai lebih kuat jika penarikan sampel benar dan tidak mengalami kendala teknologi.

Tidak hanya itu, ada lagi istilah yang sering didengar, yaitu real count. Teknik yang satu ini menggunakan 100 persen C1 plano yang sudah terkumpul secara nasional. Berbeda dengan quick count atau exit poll yang menggunakan sistem sampling. Real count merupakan penghitungan yang akurat dan dapat dipercaya karena menyeluruh.

Hasil cepat bisa memberikan gambaran kepada masyarakat. Tetapi hasilnya belum final, semuanya masih bisa berubah. Tetap saja, hasil real count dari KPU yang akan menentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here