ISIS Klaim Bom Bunuh Diri Gunakan Anak 11 Tahun

0
63
Elahan.com, ISIS bom bunuh diri chechnya
ISIS klaim bom bunuh diri

Elahan.com, Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Chechnya diklaim oleh Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS sebagai aksi yang dilakukan oleh seorang bocah berusia 11 tahun. Hal ini mereka nyatakan dalam sebuah video di situs media mereka, Amaq.

Dalam video yang dirilis di Amaq itu, ISIS memperlihatkan empat orang anak laki-laki yang mereka klaim sebagai pelaku dari serangan bom bunuh diri. Tiga orang anak laki-laki dari video itu mengacungkan sebilah pisau besar dan seorang anak laki-laki lainnya membawa sebilah pisau dengan bendera ISIS.

Dalam video itu, empat orang anak itu menggunakan Bahasa Rusia dan menyatakan mereka bersumpah setia kepada pimpinan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi. Sejauh ini keaslian video itu belum dapat diverifikasi benar atau tidaknya.

Akan tetapi, usia dari anak-anak di dalam video itu sesuai dengan pernyataan aparat kota Shali di Chechnya yang menyebut pelaku terror adalah anak-anak dengan rentang usia 11 tahun

Adanya serangan pisau dan bom bunuh diri ini terjadi secara terpisah di kantor polisi kota Shali, Chechnya pada Senin, 20 Agustus 2018. Dari kejadian ini dua orang aparat terluka, tapi empat penyerang tewas ditembak oleh polisi. Penyerang kelima kini terluka dan dirawat di rumah sakit.

Pelaku serangan bom bunuh diri sebenarnya bisa saja meledakkan bom yang dibawa oleh mereka, tetapi nyawanya bisa diselamatkan.

Serangan pisau pertama terjadi di kota Shali, kemudian desa Mesker Yurt, dan di pinggiran ibu kota Grozny.

Chechnya saat ini mayoritasnya adalah muslim dan terus mengalami teror kekerasan sejak dua perang yang terjadi ketika negara itu berusaha memisahkan diri dari Rusia sejak 1991. Chechnya kini dipimpin oleh Ramzan Kadyrov yang pro-Rusia. Ia sedang berkunjung ke Arab Saudi saat serangan itu terjadi.

“Propaganda ekstremis terhadap para pemuda ini menjadi sebab serangannya,” kata Kadyrov.

“Namun, kini situasi di Grozny dan Chechnya sudah kembali tenang,” tambah Kadyrov.

Serangan bom bunuh diri menurut Kadyrov ditujukan untuk membuat warga Chechnya yang memperingati hari Idul Adha ketakutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here