Isu Kabinet Jokowi Periode Kedua: Nama AHY hingga Fadli Zon Muncul

0
18
Kabinet Jokowi
Ada sejumlah isu terkait kabinet Jokowi periode dua.

Elahan.com, Tinggal menghitung hari, Joko Widodo (Jokowi) akan dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ma’ruf Amin yang bakal dilantik menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019 mendatang. Jelang pelantikannya ini muncul sejumlah isu terkait Kabinet Jokowi untuk periode 2019-2024.

Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin telah secara sah ditetapkan sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode lima tahun kedepan oleh KPU RI. Putusan ini pun telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang berdasar pada Surat Keputusan KPU nomor 987/PL.01.8-Kpt/06/KPU/V/2019. Jokowi-Ma’ruf ditetapkan menjadi pasangan calon terpilih lewat perolehan suara 85.607.362 atau sebesar 55.50 persen dari total suara.

Berikut adalah sejumlah isu yang muncul terkait Kabinet Jokowi periode kedua:

Isu AHY dan Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi Jilid II

Ada yang menyebutkan jika jajaran kabinet pemerintahan Jokowi di periode kedua memungkinkan untuk diisi oleh sejumlah kader dari partai oposisi. Isu ini menjadi kuat usai Jokowi dalam beberapa hari terakhir melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Partai Demokrat dan Prabowo Subianto dari Partai Gerindra.

Usai melakukan pertemuan dengan Jokowi di Istana Merdeka, Prabowo Subianto pun telah melakukan sejumlah safari politik. Dari safari politik ini diramalkan jika Gerindra ingin salah satu anggota dari partainya ini dapat duduk di kursi pemerintahan.

Kemudian, mencuatlah nama Sandiaga Uno. Hal ini dikarenakan Sandiaga baru saja mengumumkan pada 15 Oktober 2019 melalui akun Instargram pribadinya mengenai dirinya yang kembali bergabung dengan Partai Gerindra. Sandiaga pun disebut-sebut akan menduduki sejumlah posisi diantaranya yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Selain itu, Kanotr Staf Kepresidenan (KSP) telah memberikan sinyal kuat terkait jajaran Kabinet Jokowi di periode kedua akan diisi oleh nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang tak lain dan tak bukan putra sulung dari SBY, serta nama lainnya yaitu Edhy Prabowo dari Partai Gerindra.

Isu Fadli Zon Dapat Kursi Menteri

Nama Fadli Zon ikut mewarnai is tentang Kabinet Jokowi Jilid II.

Jelang pengumuman Kabinet Jokowi periode kedua muncul sejumlah nama yang digandang-gadang akan menempati kursi menteri, salah satunya adalah Fadli Zon. Kabar ini mencuat bermula adanya kabar Gerindra yang meminta jatah tiga menteri. Hal ini muncul usai Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menyebut jika Prabowo Subianto menyodorkan nama Waketum Gerindra Edhy Prabowo, Waketum Gerindra Fadli Zonm dan Sandiaga Uno sebagai kandidiat di Kabinet Kerja II.

Namun, isu mengenai Fadli Zon dan Gerindra yang meminta tiga jatah menteri akan mendapatkan jatah kursi menteri ini dibantah oleh Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Habiburokhman. Ia menjelaskan jika Gerindra hanya menyampaikan visi dan konsep bernegara kepada Jokowi mulai soal sumber daya, pemerintahan bersih, hingga pertahanan yang kuat. Tak ada pembicaraan yang mengarah pada  pembicaraan soal menteri.

Isu TGB Diusulkan Jadi Menteri

Gubernud Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2008-2018 TGB HM Zainul Majdi menjadi salah satu nama yang diusulkan masuk ke kabinet Jokowi periode kedua. Berdasarkan pencapaian TGB semasa menjabat sebagai gubernur menjadikan dirinya layak untuk masuk bahan pertimbangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram, Bambang Mei Finarwanto berpendapat jika TGB adalah permata bagi NTB, karena namanya sanggup menarik perhatian seluruh Indonesia dan warga NTB secara tidak langsung dapat dikenal melalui TGB.

TGB dinilai telah melakukan banyak hal luar biasa untuk NTB, mulai dari peningkatan SDM, pengembangan pariwisata, pemberdayaan ekonomi, hingga sektor pertanian dan kelautan. Selain itu, sosok TGB ini mempunyai modal bagus untuk merawat keberagaman di Indonesia yaitu konsep Wasathiyatul Islam atau Islam di tengah yang dapat mempererat kembali ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathoniah yang terbelah usai Pilpres.

Jatah Untuk PKB dan NU

Wakil Sekertariat Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan meminta agar jatah kursi menteri partainya dengan Nahdatul Ulama (NU) dalam kabinet Jokowi periode II agar dipisah porsinya. Daniel mengatakan, memang PKB dilahirkan oleh NU akan tetapi PKB bukanlah NU, hal ini menjadi suatu hal yang terpisah.

Ia menambahkan, NY maupun PKB sama-sama bekerja keras dalam kampanye untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019, sehingga hal ini wajar jika keduanya mendapatkan porsi bagian dalam struktur kabinet Koalisi Indonesia Kerja Jilid II.

Nama-Nama di Dompet Mega

Politikus dari PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan jika ada banyak nama yang beredar di internal partainya untuk dicalonkan menjadi menteri Kabinet Jokwo-Ma’ruf Amin. Hanya saja, nama ini masih dirahasiakan dan masih berada di tangan Ketua Umum PDI PerjuanganMegawati Soekaroputri. Menurutnya,  partainya tidak akan mengajukan nama-nama tersebut kepada Presiden Jokowi. Melainkan, Jokowi yang akan memintanya kepada partai.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here