Kisah Jeff Bezos Pendiri Amazon, Pengusaha Terkaya di Dunia

0
27
Jeff Bezos adalah
Jeff Bezos adalah pendiri Amazon

elahan.com, Jeffrey Preston Bezos merupakan pengusaha dari Amerika Serikat dan menjadi orang terkaya di dunia. Pria yang lebih akrab dikenal dengan Jeff Bezos adalah pendiri, presiden, serta CEO dari Amazon.

Jeff Bezos memiliki kekayaan sebanyak USD 109,6 miliar. Angka ini di atas co-founder Microsoft yang hanya memiliki USD 106 miliar. Jeff Bezos dan Bill Gates menduduki predikat sebagai orang terkaya pertama dan kedua di dunia. Jeff Bezos

Hampir saja pendiri Amazon ini kehilangan gelarnya sebagai orang terkaya di dunia dalam semalam pada akhir Oktober lalu. Sebab, harga saham Amazon turun sebesar 9 persen di kuartal III 2019. Anjloknya pendapatan perusahaan ini terjadi pada perdagangan after hours setelah laporan laba kuartal ketiga tersebut dinilai mengecewakan oleh para investor.

Menurut laporan dari CNBC, pada Sabtu, 26 Oktober 2019, dia memiliki 57 juta saham dari Amazon. Itu berarti kerugian saham milik dia mencapai USD 7 miliar. Jika kerugian ini terus berlanjut, tak menutup kemungkinan dirinya akan kehilangan gelar sebagai orang terkaya.

Syukurnya, penurunan tersebut hanya terjadi sehari saja. Keesokan harinya, meskipun masih turun, namun saham milik e-commerce ini tidak seanjlok sebelumnya. Sehingga tahta sebagai orang terkaya kembali dia pegang.

CEO Amazon ini menjadi salah satu korban buruknya performa saham di negara Paman Sam tersebut. Hal ini imbas dari langkah Cina yang melemahkan mata uang sehingga membuat saham-saham AS ikut melemah.

Awal Mula Mendirikan Amazon

Pendiri Jeff Bezos
Pendiri Jeff Bezos adalah pengusaha terkaya di dunia

Jeff Bezos memulai bisnisnya mendirikan Amazon di tahun 1995. Ketika itu dia hanya punya 10 karyawan. Pria kelahiran Albuquerque, New Mexico, ini dibesarkan di keluarga yang punya peternakan. Dia sejak kecil juga sudah menyukai teknologi meskipun bukan berasal dari keluarga yang berhubungan erat dengan elektronik dan teknologi.

Pada usia 16 tahun, Jeff pernah bekerja sebagai juru masak di McDonald. Dari sini dia belajar caranya melayani pelanggan. Di Amazon, dia menjadikan pelayanan sebagai prinsip utama.

Jeff juga lulus dengan meraih predikat summa cum laude dari jurusan S1 Teknik Elektro dan Ilmu Komputer dari Universitas Princeton. Dia juga mendapat penghargaan Phi Beta Kappa dan Tau Bea Pi.

Wajar jika setelah lulus Jeff ditawarkan bekerja di perusahaan bonafit dengan gaji tinggi. Jeff juga sempat bekerja di perusahaan pialang saham terkenal setelahnya.

Meski sudah mendapat posisi dan jabatan yang menjanjikan, Jeff tidak berpuas diri. Dia memutuskan untuk keluar dan pulang ke kampung halamannya. Dia mulai mengembangkan bisnis teknologi miliknya sendiri. Dengan modal tabungan dan bantuan dari ibunya, Jeff memulai bisnis Amazon.com.

Ide mendirikan bisnis ini bermula dari sebuah artikel dari The New York Times yang membahas mengenai penggunaan internet. Meski artikel tersebut berisi keraguan pengguna web yang mencapai angka 20 juta orang. Artikel tersebut juga berspekulasi mengenai konsekuensi bagi perusahaan yang sudah menghabiskan banyak uang untuk proyek online.

Berbeda dengan The New York Times, Jeff Bezos malah optimis membangun bisnis internet. Buktinya, di dua bulan pertama bisnisnya berhasil menjual buku ke 50 negara bagian Amerika dan lebih 45 negara. Meskipun di empat tahun pertamanya belum mencetak keuntungan. akhirnya di tahun 2001, Amazon berhasil mendapat keuntungan pertama dengan USD 1 miliar. Hingga kini menjadi salah satu perusahaan paling sukses di dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here