Imam Nahrawi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Begini Jejak Karir Mantan Menpora Itu

0
16
Imam Nahrawi
Komentar Imam Nahrawi usai ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka

Elahan.com, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus korupsi pemberian dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Berdasarkan hasil jumpa pers pada Rabu 18 September 2019, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyatakan jika Imam telah menerima uang sebesar Rp 26,5 miliar sebagai bentuk dari commitment fee terkait pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Namanya pun kembali menjadi perbincangan setelah dirinya menjadi tersangka dalam kasus korupsi. Perjalanan karirnya pun banyak ingin diketahui. Apa kegiatannya sebelum menjadi menteri dan sebagainya. Berikut kisah perjalanan Imam Nahrawi hingga menjadi Menteri Olahraga di era Presiden Jokowi.

Perjalanan Pendidikan

Dr. (H.C) H. Imam Nharawi, S.Ag., M.KP lahir di Bangkalan, Jawa Timur pada 8 Juli 1973 merupakan seorang politikus. Pada usia 41 tahun Imam Nahrawi terpilih untuk menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, dirinya dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 27 Oktober 2014.

Imam Nahrawi menjalani pendidikan formal di SDN Bandung Bangkalan pada tahun 1980 hingga 1986. Kemudian, Imam melanjutkan pendidikan sekolah menengah pertamanya di SMPN Konang Bangkalan pada tahun 1986 hingga 1989. Di tahun 1989 hingga 1991 dirinya mengambil pendidikan bangku sekolah menengan di MAN Bangkalan.

Imam melanjutkan pendidikan tingginya di UIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 1998 dan diu Universitas Padjajaran untuk program Pascasarjana Magister Kebijakan Publik di tahun 2017. Ketika mempuh pendidikan di perguruan tinggi, Imam dikenal aktif dalam sejumlah kegiatan organisasi, seperti menjadi Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surapaya periode 1994 hingga 1995, serta aktif sebagai bagian dari Pergerakan Makasiswa Islam Indonesia (PMII). Di tahun 2017, Imam pun mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Sunan Ampel Surabaya.

Perjalanan Karir Politik Hingga Jadi Menteri Pemuda Olahraga

Imam Nahrawi memulai karir politiknya dengan bergabung ke dalam Parai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kemudian, Imam terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2 untuk periode 2004 hingga 2009, serta pada 2009 hingga 2014 untuk daerah pilihan Jawa Timur. Ia saat itu berada di Komisi VII DPR yang bertanggung jawab atas bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

Pada tahun 2014, Imam ddilantik oleh Presiden untuk mengisi bangku kekosongan di Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya diisi oleh Roy Suryo. Dalam jenjang karirnya menjadi menteri, usai dilantik oleh presiden, Imam langsung dihadapkan pada masalah kasus klub besar sepak bola antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang.

Selain itu di tahun 2017, Kemenpora meluncurkan program ‘Gowes Pesona Nusantara’. Kegiatan ini menjadi salah saju ajang promosi ‘AYO OLAHRAGA’ yang melibatkan masyarakat luas, sehingga dapat diharapkan memberikan dampak pada meningkatnya derajat kebugaran masyarakat secara umum sehingga bisa mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengembangan infrastruktir serta program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. ‘Gowes Pesona Nusantara’ rencananya akan menjadi agenda tahunan Kementerian Pemuda dan Olahraga agar masyarakat bisa berpartisipasi dengan banyak

DI tahun 2018, ketika Indonesia menjadi tuan rumah acara Asian Games dan Asia Para Games, Imam Nahrawi p[un ikut menunjukan dukungannya secara langsung kepada para atlet dengan mengunjungi setiap pelatnas cabang olahraga.  

Akan tetapi, Imam Nahrawi pada tahun 2019 mengundurkan diri dari posisinya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga usai dirinya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus korupsi dana hibah KONI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here