Jenis-jenis Promo Lebaran yang Banyak Ditawarkan Penjual di Bulan Ramadan

0
12
Promo lebaran di bulan ramadan akan banyak
Promo lebaran di bulan ramadan akan banyak

elahan.com, Di bulan ramadan seperti sekarang, biasanya banyak usaha yang memberikan promo lebaran, mulai dari pakaian, bahan makanan, elektronik, kendaraan, dan sebagainya.

Pemberian diskon adalah strategi bisnis yang sering digunakan oleh para pengusaha. Sebab, potongan harga seperti ini bisa mempengaruhi psikologis konsumen. Sebenarnya pemberian diskon tidak diberikan sembarangan karena punya memiliki target untuk menarik pelanggan baru dan mempermudah mencapai target penjualan.

Ramadan menjadi momen penting bagi pebisnis sebab bulan ini perilaku konsumtif konsumen meningkat. Terlebih menjelang lebaran.

Jenis-jenis Promosi

Ada beberapa jenis promo lebaran yang biasanya ditawarkan pengusaha kepada konsumen.

  1. Kupon belanja biasanya diberikan kepada konsumen setelah melakukan pembelian dalam jumlah tertentu sesuai ketentuan yang berhadiah kupon belanja.
  2. Harga khusus, penjual biasa melabel sebuah produk dengan harga seperti Rp 49.900 yang bertujuan memberikan efek psikologis pada konsumen yang akan mempengaruhi keputusannya dalam pembelian. Harga ini dinilai oleh konsumen tetap lebih murah dari Rp 50.000.
  3. Buy one get one free, promo ini bertujuan untuk memberikan add value (nilai tambahan) pada konsumen. Biasanya produk gratis yang diberikan bisa berupa produk yang sama, bisa juga diganti dengan produk yang kurang laku untuk produk gratisnya. Ini adalah trik marketing dari penjual.
  4. Promo cuci gudang, yaitu promo yang tujuannya untuk menghabiskan produk yang masih tersisa di gudang. Biasanya ditawarkan untuk menutup akhhir tahun atau ketika penjualan mengalami penurunan. Tak jarang diskon yang diberikan tak tanggung-tanggung, bahkan mencapai 50-70 persen.
  5. Diskon, adalah potongan harga yang diberikan dengan perhitungan tertentu. Biasanya antara 5 hingga 10 persen. Bahkan ada juga diskon sekitar 20 hingga 25 persen agar penjualan terdorong.
  6. Gratis ongkir, yaituu promo yang menggratiskan biaya pengiriman agar konsumen semakin kuat dan tergiur untuk membeli. Sebab biaya pengiriman membuat  konsumen membeli 1 barang seharga 2 produk. Tak heran karena adanya biaya pengiriman ini membuat konsumen meninggalkan keranjang belanjaan tanpa melanjutkan ke tahap pembayaran. Solusinya adalah memberikan promo gratiis orngkir agar menarik perhatian konsumen. Biasanya promosi ini memiliki persyaratan dengan adanya minimal harga.
Promo lebaran akan diberikan oleh pemilik usaha di bulan ramadan
Promo lebaran akan diberikan oleh pemilik usaha di bulan ramadan

Lebaran, natal, dan tahun baru biasanya menjadi waktu terbaik untuk memberikan  promo kepada masyarakat. Biasanya dalam pemberian promo lebaran, ada tahapannya. Berikut penjelasannya.Mengamati perilaku konsumen

  • Mengamati perilaku konsumen

Menjelang lebaran biasanya konsumen melakukan pembelian lebih banyak dari biasanya. Ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan omset penjualan bisnis. Terlebih masyarakat sudah mendapatkan THR sehingga cenderung tidak memperdulikan soal harga.

  • Atur waktu melakukan secara online

Menjelang buka puasa ternyata menjadi waktu yang paling banyak dihabiskan oleh konsumen untuk mengakses internet di bulan ramadan. Biasanya waktu ini dimanfaatkan oleh para marketing perusahaan untuk menawarkan promosi secara online. Selain itu, waktu istirahat kerja merupakan waktu yang cukup lama dihabiskan oleh konsumen untuk berselancar di dunia maya.

  • Membuat konten promosi yang menarik

Dengan konten promosi yang menarik bisa membuat konsumen tertarik. Konten harus disesuaikan juga dengan momen. Gunakan juga simbol-simbol seperti bulan sabit atau lentera serta kaligrafi untuk membuat konten promosi saat di bulan ramadan dan menjelang lebaran.

  • Promosi dilakukan secara online dan offline

Pengaruh yang besar untuk sebuah bisnis dan mempengaruhi konsumen adalah media sosial. Melakukan promosi online dan offline fungsinya memperkenalkan produk, dan memberikan informasi mengenai promo lebaran.

Selain pemasaran promo lebaran secara online, juga bisa dilakukan dengan cara offline dengan menyebarkan brosur, pemasangan iklan, dan sebagainya demi menarik perhatian konsumen. Tak jarang masyarakat sering tergoda dan terpengaruh untuk membeli. Penting menggunakan jenis pemasaran yang beragam agar pengenalan produk pada para konsumen pun juga lebih luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here