Joko Widodo Kembali Dicegat Saat Menghadiri Kampanye

0
102
Jokowi
Joko Widodo dicegat menuju tempat kampanye

Elahan.com, Joko Widodo kembali dicegat masyarakat hingga 6 kali ketika berkampanye di Sorong, Papua Barat, Senin, 1 April 2019. Iring-iringan rombongan capres 01 ini sudah diserbu masyarakat Sorong ketika akan meninggalkan area bandara menuju lokasi kampanye di Aimas Convention Center.

Dalam jarak perjalanan hanya 15 kilometer tersebut, calon presiden petahana ini dicegat hingga 6 kali sehingga menghabiskan waktu tempuh perjalanan 1,5 jam. Jokowi baru tiba di lokasi acara pukul 23.00 WIT menjelang tengah malam, padahal acara tersebut semula dijadwalkan pukul 19.00 WIT.

Meski sudah hampir tengah malam, tapi antusiasme masyarakat yang hadir di lokasi acara masih tidak berkurang.  Jokowi pun senang melihat warga Sorong yang masih semangat menunggunya. Presiden RI itupun mengapresiasi semua masyarakat yang sudah rela menunggu dirinya hingga tengah malam.

Melihat antusias massa, Jokowi  menargetkan suara di atas 80 persen di Papua Barat, lebih besar dari suara yang didapat di Pilpres 2014 lalu. 5 Tahun lalu Jokowi meraih 67 persen suara di Papua Barat mengungguli Prabowo Subianto. Pada Pemilu ini Jokowi-Ma’ruf menang minimal 80 persen disana.

Ini bukan kali pertama, sebelumnya Jokowi juga mengaku dicegat sebanyak 9 kali di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu, 31 Maret 2019. Agenda utamanya adalah menghadiri acara silaturrahmi dengan peserta Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) 2019.

Karena insiden tersebut, Jokowi telat hampir 45 menit ke lokasi acara. Harusnya dijadwalkan Jokowi sampai pukul 18.45 WITA tetapi baru tiba di lokasi pukul 19.24 WITA.

Dihadapan ribuan peserta konferensi itu Jokowi mengaku diberhentikan hingga 9 kali di jalan menuju lokasi. Selain dicegat, presiden RI itu juga diminta agar keluar dari mobil. Masyarakat yang mencegat Jokowi tersebut ingin bersalaman dan berfoto bersama sang presiden.

Jokowi berkelakar, jika dirinya adalah satu-satunya presiden yang di tengah jalan. Jika tidak keluar mobil, masyarakat tidak mau memberikan jalan untuk rombongan melanjutkan perjalanan.

Ini tentu saja membuat Jokowi senang dan bahagia akan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Manado atas kedatangannya. Bahkan sebelumnya  Jokowi dicegat hampir 20 menit di perempatan Transmart, Manado, pukul 18.30 WITA. Jalanan diblokade massa dan mobil Jokowi diberhentikan, sementara paspampres sibuk membendung banyaknya massa.

Setelah melayani permintaan masyarakat, Jokowi masuk lagi ke mobil. Tetapi mobilnya sempat tidak bisa bergerak karena kerumunan warga. Setelah pengaman membentuk pagar betis, mobil presiden baru bisa kembali melanjutkan perjalanan.

Setelah menghadiri acara PGI tersebut, Jokowi melanjutkan berkunjung ke warung kopi Jarod yang berada di Kota Manado, tepatnya di jalan Roda. Sehingga kedatangan capres nomor urut 01 itu pun menarik perhatian masyarakat kota Manado. Seketika warung kopi itu ramai dikunjungi massa dan meminta berfoto bersama Jokowi. Tentu saja pasukan pengamanan presiden dan anggota kepolisian bersiaga mengamankan jalur yang dilewati presiden.

Joko Widodo ngopi bersama TKN di warung Jarod
Joko Widodo ngopi di Jarod bersama TKN

Jokowi menghadiri acara Ngobrol Pintar (Ngopi) yang diadakan Tim Kampanye Nasional (TKN) di warung kopi Jarod tersebut. Ikut hadir juga petinggi TKN seperti Erick Tohir, Abdul Kadir Karding, Pramono Anung, Rosan P Roslani, dan Olly Dondokambey.

Beberapa masukan disampaikan Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) yang hadir untuk Jokowi-Ma’ruf. Masukan tersebut terkait pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) agar berkembang dan masuk menjadi perusahaan yang terdaftar di bursa saham.

Joko Widodo sebelumnya memang menargetkan suara tertinggi di Sulawesi Utara bahkan hingga di atas 80 persen dengan hitung-hitungan realistis. Bahkan hitungan tersebut merupakan hitungan minimal. Apalagi melihat antusiasme masyarakat Manado yang tinggi sampai mencegat Jokowi hingga 9 kali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here