Jokowi Lontarkan Propaganda Rusia, Fadli Zon Meminta Maaf

0
96
Presiden RI Joko Widodo
Presiden RI Joko Widodo (istimewa)

Elahan.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta maaf untuk Kedutaan Besar Rusia tentang istilah ‘propaganda Rusia’ yang diucapkan capres nomor urut 1 Jokowi. Fadli Zon mohon maaf untuk Rusia dan menyinggung capres petahana ini grasa-grusu.

“Mhn maaf atas pengakuan presiden @jokowi yg grasa grusu,” tulis Fadli Zon di akun Twitter-nya @fadlizon, Selasa (5/2).

Fadli Zon menyampaikan urusan tersebut dengan menjawab cuitan akun Twitter Kedutaan Besar Rusia. Grasa-grusu sendiri artinya adalah tergesa-gesa atau terburu-buru.

Terkait urusan ini, TKN (Tim Kampanye Nasional) Joko Widodo – Ma’ruf Amin memandang Fadli Zon ‘lebay’ yang mempunyai arti berlebihan.

“Fadli Zon lebay, ngapain mohon maaf segala,” kata Wasekret TKN Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Raja Juli Antoni (Toni),  Selasa (5/2).

Toni tak terima Jokowi dinamakan grasa-grusu. Toni menyebut soal grasa-grusu merupakan saat capres Prabowo Subianto, saat mengumumkan Ratna Sarumpaet lebam karena disiksa padahal berakhir operasi plastik.

“Yang grasa-grusu tersebut Pak Prabowo. Belum apa-apa telah umumkan Ratna Sarumpaet dianiaya,” ungkap Toni.

Toni menilai Fadli Zon memanfaatkan momentum guna menjatuhkan pihak Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Dia pun menuding Fadli Zon berjuang mengalihkan substansi pengakuan Jokowi supaya tidak terbongkar strateginya.

Fadli Zon lantas dibela BPN atau Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga. BPN menilai tak terdapat yang salah dengan permintaan maaf Fadli Zon.

“Saya rasa tidak terdapat yang salah ya tentang Bang Fadli yang ngebalas tweet Kedutaan Besar Rusia. Kan Bang Fadli Zon Wakil Ketua DPR Republik Indonesia yang membidangi hubungan luar negeri. Tentu dia hendak menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia mesti tetap harmonis walau ada blunder dari penyataan Pak Jokowi,” ungkap juru bicara BPN Prabowo – Sandi , Andre Rosiade, Selasa (5/2).

Andre pun menyebut pengakuan Joko Widodo pun dapat merusak hubungan diplomasi Indonesia dengan Amerika Serikat. Pasalnya, propaganda ala Rusia yang sempat diucapkan dari mulut Jokowi ditarik ke belakang ke Pemilu Amerika Serikat 2016.

Sebelumnya, Rusia lewat kedubesnya di Indonesia angkat bicara sesudah isu propaganda hoax ala Rusia ramai dibicarakan. Rusia menegaskan tidak ikut campur hal pemilu di Indonesia. Kedutaan Rusia pun berkomentar mengenai ‘propaganda Rusia’. Rusia menegaskan ‘propaganda Rusia’ ialah rekayasa dan tidak menurut realitas.

Isu soal propaganda Rusia sendiri dikatakan Jokowi ketika menghadiri kegiatan pernyataan Forum Alumni Jatim di Kota Surabaya, Sabtu (2/2). Jokowi menuliskan dunia perpolitikan di Indonesia dipenuhi tidak sedikit fitnah dan hoax. Menurutnya, kondisi ini tercipta sebab ada tim berhasil yang menyiapkan propaganda Rusia.

“Problemnya ialah ada tim berhasil yang menyiapkan propaganda Rusia! Yang masing-masing saat menerbitkan hembusan  dusta, hembusan hoax, ini yang segera mesti diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual,” ungkap capres petahana Jokowi.

Mengenai istilah ini, Jokowi menegaskan dirinya tak berkata dalam konteks Rusia sebagai negara. Istilah propaganda Rusia yang dilontarkannya melulu terminologi dari tulisan yang dia baca di Reins Corporation. Dalam artikel itu, katanya, propaganda dilaksanakan dengan teknik menyebarkan kedustaan dan pesimisme.

“Ini anda tidak bicara tentang negara, bukan negara Rusia namun terminologi dari tulisan di Reins Corporation,” ungkap Jokowi didatangi di lokasi tinggal Akbar Tandjung, Selasa (5/2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here