Jokowi – Ma’ruf Amin Perdana Hadiri Rapat Tim Kampanye Nasional

0
54
jokowi
jokowi

elahan.com, Ini yang pertama kalinya bakal calon presiden Jokowi dan pasangannya, Ma’ruf Amin menghadiri rapat Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk kemenangan mereka pada Pilpres 2019. Rapat berlangsung di Sekretariat TKN, di Gedung MNC, Jakarta Pusat, 17 september 2018. Wakil Ketua TKN Eriko Sotarduga menyatakan dipimpin oleh Jokowi-Ma’ruf karena keduanya ingin mengetahui langsung perkembangan yang telah terjadi.

Wahidin Halim yang menjabat sebagai Gubernur Banten mendampingi cawapres Ma’ruf Amin dalam kunjungan ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang. Beliau berkata bahwa ia sudah lama mengenal cawapres Ma’ruf Amin. Bahkan Ma’ruf sering mendatangi rumahnya untuk mengisi pengajian, di Pinang, Kota Tangerang.

Politikus Demokrat ini mengatakan cawapres Ma’ruf adalah seorang ulama juga nasionalis. Ia seorang kiai yang selalu membagi ilmu yang sifatnya tidak ada habis-habisnya untuk umat. Bahkan modalnya menjadi seorang gubernur adalah berkat menghormati,takzim dan memuliakan kiai, tambah Wahidin.

Seperti kabar yang beredar bahwa Wahidin Halim diangkat menjadi penasihat tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Banten. Akan tetapi ia belum terus terang menyampaikan dukungan kepada pasangan tersebut.

Kedatangan Jokowi-Ma’ruf juga untuk mengetahui laporan tim kapanye dari berbagai daerah terkait situasi jelang penetapan capres-cawapres. Tim Kampanye pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin telah selesai merampungkan struktur tim kampanye daerah. Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah miliki tim kampanye di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota.

Selain merampungkan tim kampanye daerah, Koalisi Indonesia Kerja juga akan membuka rekening kampanye pada tingkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota. Tim Jokowi-Ma’ruf Amin masih dalam proses untuk memenuhi persyaratan pembuatan rekening.

Akan tetapi, belum diketahui siapa saja tokoh-tokoh yang akan masuk ke dalam tim kampanye daerah, dan siapa ketuanya. Diketahui bahwa kepala daerah berbondong-bondong mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Terutama Gubernur baru yang terpilih pada Pemilihan kepala daerah pada tahun 2018 ini.

Para Gubernur dan kepala daerah tingkat Kabupaten atau Kota, tak dapat menjadi ketua tim kampanye. Hal itu karena terhalangi oleh aturan Komisi Pemilihan Umum atau KPU. Maka dari itu para kepala daerah ini akan difungsikan sebagai pengarah teritorial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here