Kabar BJ Habibie Meninggal Menjadi Sorotan Media Asing

0
23
BJ Habibie Meninggal
BJ Habibie Meninggal

Elahan.com, Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019 pukul 18.05 WIB. Beliau menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta di usia 83 tahun.

Sebelumnya, Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TKD) Prof dr Azis Rani ketika memberikan keterangan resmi menyebutkan jika Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019. Beliau langsung ditangani oleh tim kedokteran spesialis dengan berbagai bidang keahlian seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Berpulangnya sang bapak dirgantara ke pangkuan ilahi memberikan kesedihan serta ucapan bela sungkawa dari sejumlah pihak. Karangan bunga pun membanjiri kediaman Presiden ke-3 Republik Indonesia ini yaitu di Jalan Patra Kuningan XIII, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mendiang BJ Habibie telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan pada pukul 14.00 WIB tadi. Beliau dikebumikan persis di sebelah makam sang istri tercinta yang telah berpulang terlebih dahulu pada 2010 silam yaitu Ibu Ainun Habibie.

Kabar wafatnya Bapak  Dirgantara ini meninggalkan duka untuk Tanah Air dan juga negara lain. Hal ini terlihat dari sejumlah media asing yang turut memberitakan kepergiannya ke pangkuan Sang Ilahi. Ucapan bela sungkawa berdatangan dari berbagai pihak dalam dan luar negeri. Pemberitaan soal wafatnya Presiden ke-3 Indonesia ini tidak hanya dimuat di media Asia saja, kepergiannya ini juga menjadi sorotan sejumlah media di benua Australia, Eropa, hingga Amerika.

The Straits Times salah satu media dari Singapura ikut memberitakan kepergian mendiang BJ Habibi dengan tulisan yang bertajuk “Former Indonesian President Habibie, Who Discribed Singapore as a ‘Little Red Dot’, dies aged 83”. Selain itu, Channel News Asia juga mengangkat isu tersebut dengan artikel bertajuk “Former Indonesian President Habibie Dies, Aged 83”. Dalam berita tersebut disebutkan jika putra mendiang BJ Habibie, Thareeq Habibie mengabarkan kematian ayahnya akibat gagal jantung.

Sementara itu, dari negara serumpun Malaysia yaitu MalayMail memuat berita dengan tajuk “Indonesia’s Habibie, President During Transition to Democracy, Dies. Ada pun pemeberitaan dari media online BangkokPost yang mengulas dalam artikel dengan tajuk “Former Indonesian President Habibie Dies”. Negeri Tirai Bambu, China juga memberitakan melalui tulisan “Former Indonesian President BJ. Habibie Dies at 83”

Dari negara Australia juga memuat perihal wafatnya BJ Habibie. Di Laman berita online Australia, smh.com.au tertulis “meski menjabat sebagai presiden hanya selama 16 bulan, Habibie akan selalu dikenang oleh orang Indonesia, teruatam karena mendorong reformasi demokrasi serta ekonomi (selama krisis keuangan Asia) dan berkembangnya pers yang bebas setelah bertahun-tahun pemerintahan otokratis di Indonesia”.

Ditambahkan juga oleh media ini bahwa mendiang BJ Habibie akan dikenang di Australia dan di seluruh dunia karena mengizinkan Timor Timur mengadakan referendum kemerdekaan pada 30 Agustus 1999.

Di Inggris, media Reuters juga memuat tulisan panjang mengenai wafatnya Habibie yang berjudul “Indonesia’s Habibie. President During Transtition to Democracy Dies”. Selain itu dari Amerika, dari portal berita online Bloomberg mengangkat pemberitaan yang bertajuk “Habibie, Indonesia President During Asian Financial Crisis, Dies”. Tidak jauh berbeda juga dengan pemberitaan The Washington Post yang diberikan tajuk “Former Indonesian President Habibie Dies At Age 83”.

Salah satu agensi berita dari Amerika Serikat yaitu Associated Press (AP) mengangkat pemberitaan ini melalui artikel yang berjudul “Family says former Indonesian President BJ Habibie, who introduced political reforms, has died at age 83”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here