Mulai dari Kasus BLBI Hingga Kasus ‘Ikan Asin’, Berikut Berita Terkini yang Harus Kamu Tahu

0
51
Berita Terkini OTT KPK
Berita Terkini OTT KPK

Elahan.com, Pada Kamis, 11 Juli 2019, ada banyak berita terkini yang harus kamu tahu agar informasi seputar isu sosial politik kamu tetap update.

Gubernur Kepulauan Riau ditangkap KPK

Terbaru ada kabar dari tertangkapnya Gubernur Kepri alias Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu malam, 10 Juli 2019. Penangkapan ini berhubungan dengan dugaan korupsi izin lokasi rencana reklamasi di wilayah kerjanya.

Selain Nurdin Basirun, ada lima orang lainnya yang juga turut ditangkap KPK. Mereka adalah pejabat pemerintahan daerah dari unsur kepala dinas, pegawai negeri, kepala bidang, dan juga dari kalangan swasta.

Jika ditinjau dari perjalanan karirnya di pemerintahan, Nurdin termasuk cukup panjang dan mulus. Sebelum menjabat sebagai Gubernur, Nurdin pernah menjabat sebagai wakil gubernur. Dan sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Bupati Karimun hingga dua periode.

Meski begitu, ternyata Nurdin pernah menghadapi masalah yang cuup mengganggu. Dia pernah tersangkut kasus ijazah palsu. Sejumlah elemen rakyat yang melakukan demo menyoal keabsahan ijazah SMA miliknya. Bahkan kasus ijazah palsu ini juga kembali diungkit-ungkit saat dirinya ikut pemilihan gubernur Kepri.

Terkait kasus OTT ini, Nurdin Basirun bersama seorang pengusaha, dua ASn dan dua kepala dinas masih diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Satreskrim Polres Tanjungpinang hingga Kamis pagi, 11 Juli 2019. Pemeriksaan sudah dilakukan sejak Rabu pukul 18.30 WIB.

KPK Periksa Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli

KPK memanggil dua mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli, terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sjamsul Nursalim alias SJN. Pada perkara BLBI ini, Sjamsul dan istri, Itjih S. Nursalim juga ditetapkan dugaan korupsi pemenuhan kewajiban obligor BLBI pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Keduanya diduga turut dalam penerbitan surat keterangan lunas BLBI.

Meskipun kasasi Syafruddin Arsyad Temenggung dikabulkan Mahkamah Agung, KPK menyebut akan terus melakukan penyidikan kasus BLBI ini.

Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua Jadi Tersangka

Apakah kamu termasuk orang yang mengikuti kasus ‘Ikan Asin’ yang sempat menghebohkan lini masa media sosial? Nah, Galih Ginanjar, Rey Utami dan suaminya, Pablo Benua ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Metro Jaya terkait pencemaran nama baik.

Kasus 'ikan asin' Galih Ginanjar
Berita Terkini Kasus Galih Ginanjar

Ketiganya terseret lantaran konten Youtube nya yang menimbulkan konflik. Mereka dijerat Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 43 ayat 1 dan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Penetapan tersangka pada ketiganya dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Menurut Komisaris Besar Iwan Kurniawan, saat ini pasangan Rey Utami dan Pablo Benua masih berada di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Baru kemudian ditentukan apakah keduanya ditahan atau tidak karena statusnya sudah sebagai tersangka.

Sedangkan mantan suami Fairus A Rafiq, Galih Ginanjar, juga sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi belum dipanggil atau belum dilakukan penangkapan. Hanya saja, penyidik sudah menemukan alat bukti dan keterangan yang cukup dari para saksi dan menemukan bahwa adanya unsur pidana pada kasus ini.

Menurut berita terkini yang beredar di media massa, Galih Ginanjar sudah diperiksa sebagai saksi terlapor pada Jumat lalu, 5 Juli 2019. Dalam pemeriksaan selama 13 jam tersebut, Galih dicecar 46 pertanyaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here