Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai Tanggal 1 Juli 2018

0
12
pertamina menaikan harga bbm
kenaikan harga BBM

elahan.com, Kenaikan harga BBM non subsidi telah resmi per tanggal 1 Juli 2018. PT Pertamina (persero) telah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis pertamax, pertamax turbo, pertamina dex dan dexlite.

Adiatma Sardjito selaku Vice President Corporate Communication Pertamina mengatakan bahwa kenaikan harga BBM non subsidi tersebut disebabkan oleh naiknya harga minyak mentah dunia. Saat ini harga minyak dunia saja sudah mencapai USD 75 per barel.

“Bahan baku BBM adalah minyak mentah, tentunya ketika harga minyak dunia naik akan diikuti dengan kenaikan harga BBM,” kata Adiatma dilansir dari media liputan6.com.

Harga kenaikan nya sendiri meliputi Rp.600 untuk Pertamax yang saat ini harganya menjadi Rp.9.500 per liter. Keaikan Rp. 600 untuk Pertamax Turbo yang harganya menjadi Rp. 10.700 per liter. Pertamina Dex Rp. 500 menjadi Rp. 10.500 per liter dan harga Dexlite naik Rp. 900 menjadi Rp.9.000 per liter.

Mengenai hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati enggan mengomentari terlalu banyak terkait langkah PT. Pertamina (Persero) mengenai kenaikan harga bahan bakar itu, menurutnya hal itu murni adalah strategi bisnis perusahaan pertamina.

Namun lain hal nya dengan tanggapan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Beliau mengatakan kanaikan harga bahan bakar minyak ini telah dipertimbangkan oleh pemerintahan karena melihat kondisi kenaikan harga minyak dunia.

“Jadi kita memang naikkan Pertamax ini karena pada dasarnya Pertamax ini adalah Premium padat yang di manfaatkan oleh kendaraan – kendaraan yang pada dasarnya digunakan angkutan mewah ya. Jadi kita lihat ini seharusnya yang memanfaatkan Pertamax ini mampulah untuk membeli kenaikan harga ini,” ujarnya yang dilansir melalui liputan6.com ini.

Kenaikan harga bahan bakar minyak ini memang telah mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia. Dimana umumnya, pembeli Pertamax adalah kendaraan – kendaraan yang cukup mewah.

Menteri Rini juga menambahkan bahwa dalam kenaikan ini masih cukup bersaing dengan harga produk yang dijual perusahaan lain. Menurutnya, kenaikan harga BBM ini masih di bawah standar harga perusahaan Shell dan Petronas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here