Kisah Sandiaga Uno Sebelum Mencalonkan Diri Menjadi Cawapres

0
94
Pasangan Sandiaga Uno dan Nur Asia
Pasangan Sandiaga Uno dan Nur Asia (istimewa)

Elahan.com – Dahulunya sebelum mencalonkan diri menjadi wakil presiden, Sandiaga Uno sudah dikenal sebagai pengusaha yang gigih. Banyak prestasi besar sudah dia torehkan. Tak mengherankan bilamana setiap mata menyangka bila hidupnya sarat dengan kemudahan dan kemewahan. Kenyataannya, dia dan istrinya jarang menjalani kehidupan laksana itu.

Sebelum mereka menikah, Sandiaga Uno dan Nur Asia sudah menjalin hubungan sekitar 13 tahun lamanya. Meski sempat putus nyambung, kesudahannya kesetiaan yang bicara

Mereka  telah menjalin cerita kasih sejak SMP. Awalnya, Sandi tidak jarang bermain ke rumahnya sebab masih berteman dengan saudara Nur. Akhirnya Sandi dan Nur jatuh cinta yang kemudian menjadi kekasih sekitar 13 tahun lamanya. Meski begitu, hubungan mereka tidak mulus dan disertai putus nyambung. Akhirnya mereka memutuskan untuk menikah tahun 1996.

Orang mengenal mereka kaya raya, tetapi mereka pernah menikah dengan simpel & merasakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tapi komitmen Sandi dan Nur masih teguh ditimpa badai

Walaupun dilangsungkan di Singapura (tempat Sandi bekerja), pernikahan mereka amat sederhana menilik keluarganya sudah menggelar sejumlah pernikahan dalam tahun yang sama. Tahun 1998, Sandi terpapar PHK sebab perusahaan lokasinya bekerja merasakan kebangkrutan. Ia juga kembali ke Indonesia dan bermukim di lokasi tinggal orang tua.

Sebagai seorang istri, Nur tidak peduli dan memilih tetap bareng suaminya sampai kini bangkit dan berhasil lagi.

Perbedaan kebiasaan dan minat pun terjadi pada Sandi dan Nur. Tapi mereka jadi satu dan lengkap sebab perbedaan itu.

Nur merupakan keluarga tuan tanah, sedangkan Sandi ialah seorang kutu buku. Sandi pun berasal dari Gorontalo. Namun, perbedaan – perbedaan tersebut tak tidak banyak pun menciptakan mereka berseteru. Malahan, perbedaan ini terasa menarik dan membulatkan cinta dua – duanya jadi lebih lengkap.

Di samping putus nyambung, LDR (Long Distance Relationship) juga dialami keduanya ketika kuliah di luar negeri. Namun ini bukan peluang mereka untuk mencari pasangan yang lain

Meski sama – sama menempuh edukasi di Amerika Serikat (AS), bukan berarti keduanya dapat menikmati masa – masa berduaan. Sandi kuliah di Wichita, Kansas berbanding Nur di Oklahoma. Belum terdapat video call semacan sekarang, namun mereka tidak menjadikan ini sebagai peluang untuk menggali hati yang lain.

Meski telah tak lagi muda dan punya tiga anak, Sandi dan Nur tak ragu mengindikasikan kemesraan. Bahkan keduanya pun punya nama panggilan kesayangan

Kemesraan bukan monopoli anak muda saja. Sebagai orangtua yang saling mencintai, pamer kemesraan pun perlu asal kadarnya masih wajar. Begitulah pasangan ini melakoninya. Sandi memanggil “Non” pada sang istri sedangkan Nur memanggil “Bang” kepada suaminya Sandi.

Di samping mesra, pasangan ini pun romantis dengan metodenya sendiri. Misalnya saja, ketika Nur sedang marah pada Sandi.

Saat masih berpacaran, Sandi selalu mengantarkan kaset ketika dua –d uanya sedang marahan. Isi kasetnya pun tak tersangka yaitu rekaman permintaan maaf sampai nyanyian lagu cinta. Selain mengindikasikan keseriusan untuk mohon maaf, cewek mana sih yang tidak luluh sebab hal ini?

Sebagai seorang  suami, Sandiaga Uno tidak jarang mengajarkan kesederhanaan dan menolong orang lain. Prinsipnya, bahagia tak dapat dibeli dengan uang

Di mata Nur Asia, Sandiaga Uno ialah sosok baik dan pintar layaknya seorang guru. Dari soal kesederhanaan, menghargai orang lain, sampai menolong orang susah tidak sedikit diajarkan oleh suaminya tersebut. Menurutnya, kebahagiaan tersebut tidak dapat dibeli dengan uang. Sandiaga juga mengajarkan bila orang mesti melihatnya sebagai sosok yang mana bisa melakukan banyak untuk orang, bukan sebab hartanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here