Krisis Venezuela Semakin Memanas, Kedua Pihak Saling Klaim

0
35
Bentrokan massa pendukung Juan Guaido yang menggulingkan Presiden Maduro mengakibatkan krisis Venezuela
Bentrokan massa pendukung Juan Guaido yang menggulingkan Presiden Maduro mengakibatkan krisis Venezuela

Elahan.com, Krisis Venezuela kembali memanas. Kerusuhan ini berawal dari seruan pemimpin oposisi untuk menjatuhkan Presiden Nicolas Maduro. Menurut laporan berbagai media, pemimpin oposisi Juan Guaido didukung oleh militer.

Guaido juga mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat, mengumpulkan massa pendukungnya dan menyerukan aksi demonstrasi untuk memaksa Maduro meninggalkan kekuasaannya. Protes ini disebut akan dilakukan hingga Venezuela bebas dari kekuasaan Presiden Maduro.

Bentrokan juga terjai di Caracas, ibukota Venezuela. Pengunjuk rasa menyerang kendaraan lapis baja dengan bom molotov serta batu. Polisi pun menembakkan gas air mata serta peluru karet sebagai upaya melawan serangan pada bentrokan.

Krisis venezuela akibat upaya penggulingan presiden Maduro oleh oposisi Juan Guaido
Krisis venezuela akibat upaya penggulingan presiden Maduro oleh oposisi Juan Guaido

Di sisi lain, pada Rabu, 1 Mei 2019, menyebut pihaknya telah mengalahkan kelompok yang berupaya melakukan kudeta. Maduro juga menyebut bagi mereka yang tidak taat pada konstitusi, aturan hukum, dan hak untuk berdamai akan dituntut pidana  oleh Jaksa.

Lebih dari 100 pasukan oposisi terluka menurut keterangan Maduro. Sementara Guaido juga tak mau kalah dengan menyatakan bahwa Maduro sudah kehilangan kendali atas pasukan bersenjata dan menyerukan agar lebih banyak lagi massa pengunjuk rasa turun ke jalan.

50 negara di dunia seperti Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Amerika Latin lainnya, sudah mengakui Juan Guaido sebagai pemimpin sementara Venezuela. Guaido menyebut pemilihan kembali Maduro yang diselenggarakan 2018 lalu tidak sah dan meminta konstitusi agar dirinya menjadi presiden sementara Venezuela pada Januali lalu.

Pada Rabu, 1 Mei,  Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mendukung adanya aksi militer jika diperlukan untuk mennggulingkan pemerintahan Maduro.

Tetapi, Maduro yang didukung oleh negaara-negara seperti Cina, Rusia, bahkan pejabat tinggi militer negara Venezuela, bersikeras tidak akan memberikan kepemimpinan pada Guaido.

Kedua pemimpin ini menyerukan agar para pendukungnya turun ke jalan dan mempersiapkan adanya banyak potensi kerusuhan yang terjadi, kekerasan, pemadman listrik, serta kekurangan pangan yang meluas.

Kekerasan ini bermula pada Selasa, 30 April 2019 dimana adanya video dengan durasi 3 menit yang memperlihatkan pemimpin oposisi Guaido diapit oleh sejumlah tentara militer dan menyebut dirinya mendapat dukungan dari pihak militer pemberani di Caracas. Guaido juga mendesak agar masyarakat Venezuela bergabung dengan pasukannya untuk turun ke jalan.

Sepanjang hari, kedua pasukan berkumpul di beberapa tempat di Ciracas. Bentrokan pun tak terelakkan antara kendaraan militer bersenjata dengan pendukung Guaido. Kekerasan di hari Selasa inilah yang menjadi hari dimulainya krisis Venezuela tahun ini.

Amerika Serikat yang menyatakan dukungan pada pemimpin oposisi, melalui Pompeo, mereka menginginkan pergantian kekuasaan dilaksanakan dengan cara damai. Adanya aksi  militer juga memungkinkan untuk dilakukan jika diperlukan.

Trump sendiri menyatakan masyarakat Amerika Serikat berdiri bersama kebebasan rakyat Venezuela dan menyebut memantau krisi Venezuela dengan sangat dekat.

Kuba yang memberikan dukungan pada presiden Maduro juga diancam akan diberikan sanksi tingkat tinggi dan embargo penuh serta lengkap oleh Amerika Serikat jika tidak segera mencabut dukungannya.

Rusia yang berada di posisi Maduro, memperingatkan AS akan konsekuensi mengerikan akibat tindakan agresifnya terhadap Venezuela. Menurut Sergei Lavrov, Menteri luar negeri Rusia, tindakan campur tangan Amerika terhadap krisis Venezuela sebagai pelanggaran hukum internasional.

Selain Kuba, Bolivia juga turut mengecam upaya penggulingan pemerintahan yang dilakukan oleh pemimpin oposisi, Guaido. Sementara Presiden Kolombia Ivan Duque meminta agar militer berada di posisi Guaido untuk melawan Maduro.

Krisis Venezuela tentu membuat kondisi masyarakat semakin terpuruk. Sebelumnya seperti yang diketahui, kondisi ekonomi negara ini sudah terpuruk, persediaan makanan dan obat-obatan terbatas akibat hiperinflasi yang terjadi selama bertahun-tahun. Kondisi semakin parah yang dirasakan warga karena adanya pemadaman listrik massal efek dari kelalaian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here