Lipat Surat Suara Pemilu, Emak-emak di Depok Dapat Rp 100 Perlembar

0
48
Ilustrasi Pelipatan Surat Suara Pemilu 2019
Ilustrasi Pelipatan Surat Suara Pemilu 2019 (istimewa)

Elahan.com – Emak-emak atau kaum wanita di Depok diberikan honor Rp 100 guna melipat surat suara pemilu perlembarnya. Mereka diserahkan tugas tersebut dari KPU atau Komisi Pemilihan Umum Kota Depok.

Hal ini menjadi lahan rezeki untuk para ibu di lokasi tinggal kota itu yang dilakukan karena sebagian besar kebanyakan petugas pelipatan kaum emak-emak dan remaja sejumlah 400 orang.

Salah satu penduduk Kecamatan Sukmajaya, Diana(35) memanfaatkan pelipatan surat suara pemilu ini untuk meningkatkan pemasukan kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan ikut serta menjadi petugas bareng kerabat dan teman-temanya dari Sukmajaya.

Diana menuturkan “Sudah dua kali jadi petugas pelipatan surat suara. Tahun ini dan 2014 lalu, buat ekstra pemasukan,” ungkapnya Senin (11/3).

Ia mengemban tugasnya berkolaborasi dengan saudaranya guna cepat berlalu dan menghasilkan surat suara pemilu yang dilipat banyak. Ia menyatakan bahwa info upah didapat dari KPU Kota Depok satu eksemplar surat suara sejumlah Rp 100.

“Semakin tidak sedikit surat suara yang dilipat, semakin tidak sedikit perolehan uangnya,” bebernya.

Di samping Diana, pun ada Fatmawati (40) penduduk Kecamatan Pancoran Mas ikut menjadi petugas pelipatan surat suara pemilu. Ibu dua anak ini pun menyatakan berlomba-lomba menperbanyak lipatan untuk mendapatkan upah banyak.

Fatmawati menuturkan “Saya bisa info dari temen pun ada peluang jadi petugas langsung ke kantor KPU ambil fomulir dan menyerahkan potret copy KTP”

Nana Sobarna  selaku Ketua KPU Depok mengatakan, pelipatan surat suara melibatkan sejumlah 400 petugas. KPU Kota Depok menargetkan tuntas mengerjakan penyortiran dan pelipatan surat suara sampai pada  21 Maret 2019 mendatang.

Nana mengatakan “Kita pun sudah menyerahkan pengarahan apa saja yang menjadi tugas mereka. Kemudian mereka juga diserahkan pemahaman mengenai kategori-kategori surat suara yang bobrok yang bagaimana”

Ia menambahkan, telah 4 jenis surat suara yang masuk ke gudang KPU Depok. Yaitu surat suara jenis pemilihan Presiden – Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota. Upah untuk petugas pelipatan suara diserahkan satu eksemplar Rp 100. Jadi petugas berlomba-lomba untuk menggandakan lipatan surat suara secara benar dan rapih.

Nana menambahkan “Sedangkan surat suara DPD RI dijadwalkan bakal tiba pada 22 Maret 2019”

Lulu selaku Ketua Bawaslu Kota Depok menuturkan, pihaknya menurunkan 3 petugas Panwascam yang bertugas untuk mengerjakan pengawasan penyortiran dan pelipatan surat suara ini. Disamping pun menempatkan staf-staf dari Bawaslu Kota Depok.

Lulu menuturkan “Kami tugaskan 3 orang panwascam per harinya untuk memantau jalannya penyortiran dan pelipatan surat suara ini”

Ia menuliskan, surat suara pemilu yang telah masuk ke gudang KPU Depok setiap sebanyak 1.335.525. Per dus nya, surat suara pemilu dilebihkan 2% dari jumlah total surat suara per dus.

Lulu menungkapkan”Kami menghimbau untuk para petugas supaya menyisihkan surat suara yang ditemukan rusak”

Kombes Pol Didik Sugiarto selaku Kapolres Kota Depok mengatakan, pihaknya menurunkan sejumlah 10 personel anggota Polresta Depok ditolong Polsek Cimanggis dilokasi. Ia pun menurunkan sedikitnya tiga anggota polwan untuk mengecek petugas ketika masuk dan terbit gudang KPU.

Didik mengatakan “Kami tempatkan sedikitnya 3 Polwan disini, guna memeriksa sebab yang bekerja kebanyakan ialah perempuan. Guna meyakinkan tidak terdapat petugas yang membawa surat suara pemilu keluar”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here