Luhut Minta PSBB Jakarta Diperketat Sambut Libur Natal dan Tahun Baru

0
6
PSBB Jakarta
Luhut Minta PSBB Jakarta Diperketat Sambut Libur Natal dan Tahun Baru

Elahan.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memperketat kembali PSBB Jakarta. Hal itu atas arahan Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Bisar Pandjaitan. Ia meminta Pemprov DKI menerapkan work from home (WFH) menjadi 75%. Hal itu dilakukan guna mencegah peningkatan kasus penyebaran virus corona. Mengingat akhir tahun ini Indonesia akan menyambut beberapa libur panjang yaitu libur natal dan tahun baru.

Menurut Luhut DKI bukan kembali menerapkan PSBB ketat melainkan menerapkan kebijakan pengetatan yang terukur dan terkendali. Salah satunya dengan penerapan bekerja dari rumah atau WFH tersebut. Tidak hanya itu Pemprov DKI juga akan membatasi jam operasional mal, restoran, dan tempat hiburan

Pemprov DKI juga sudah merespon permintaan tersebut dengan merevisi surat edaran (SE) mengenai jam kerja aparatur sipil negara menjadi 25% WFO dan 75% WFH. Hal itu akan berlaku selama 3 minggu lamanya sesuai permintaan. Itu berarti kebijakan akan diterapkan mulai dari 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021 mendatang.

“Persentase saat ini WFH 50%, 50% WFO. Sesuai arahan Pak Luhut, kami akan menyesuaikan sedang merevisi SE tentang jam kerja ASN,” Kata Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Selain itu arahan untuk membatasi jam operasional bidang-bidang usaha seperti mal, restoran dan tempat hiburan juga akan dilakukan oleh Pemprov Jakarta. Jam operasional hanya diberlakukan sampai dengan pukul 19.00 WIB saja. Agar kebijakan tersebut tidak membebani penyewa tempat usaha di mal, Luhut pun meminta pemilik pusat belanja melalui Gubernur DKI Jakarta agar memberikan keringanan rental dan service charge kepada para tenant (penyewa).

Arahan oleh Menko Kemaritiman tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, dan Bali secara virtual pada Senin (14/12/2020). Rapat virtual itu dihadiri pula oleh Menkes Terawan Agus Putranto, Menhub Budi Karya Sumadi, Ketua BNPB Doni Monardo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Bali I Wayan Koster, perwakilan Gubernur Jawa Tengah, serta Pangdam dan Kapolda terkait.

Mengingat libur panjang natal dan tahun baru memang sudah didepan mata. Pemerintah sebelumnya juga mengupayakan dengan memangkas cuti bersama sebanyak 3 hari. Kini penerapan kebijakan memperketat PSBB Jakarta dirasa juga akan membantu meminimalisir lonjakan kasus Covid-19 seperti yang diharapkan pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here