Ma’ruf Amin Serukan Perlunya Koperasi di Tiap Masjid

0
52
Cawapres Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin
Cawapres Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin (istimewa)

Elahan.com – Calon wakil presiden pasangan petahana Jokowi, Ma’ruf Amin menyatakan, perlunya sinergi antarpihak dalam meminimalisir kesenjangan ekonomi di Indonesia, guna memperkuat ekonomi umat.

Langkah guna mewujudkan urusan tersebut, yaitu menjalin tersebut semua yaitu dengan cara, sinergi antar pemerintah, ulama dan semua pengusaha, dengan menyusun koperasi di masing-masing masjid.

Cawapres nomor urut 01 tersebut mengatakan saat acara Tangerang Hiji Bae di Kampung Melayu Timur Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang  “Tugas semua ulama di antaranya ialah menjaga dan melayani umat. Kita perlu mengerjakan ishlahul umat dan khidmatul umat. Kalau di masing-masing masjid disusun koperasi, ini menjadi sarana menggerakkan ekonomi umat. Mendorong umat guna mandiri,” ujarnya pada Senin (4/3).

Menurut Ma’ruf, andai umat sudah berdikari dan sadar pada pentingnya mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka umat bakal berkontribusi positif pada bangsa ini. Dia menyebut urusan tersebut sebagai Arus baru ekonomi Indonesia (Arbei).

Ma’ruf Amin mengatakan, upaya perbaikan dan pemberdayaan ekonomi umat yang digulirkannya itu tidak saja wacana belaka. Dia telah melakukannya semenjak aktif di Nahdlatul Ulama (NU) maupun di Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Tahun 2017, anda menghelat Kongres ekonomi umat dan meminta pemerintah, guna menjadikan pesantren dan majelis ta’lim sebagai partner dalam urusan pemberdayaan ekonomi,” bebernya.

Sementara itu, Amin Fauzi  selaku Humas relawan Muda Mudi Indonesia (MMI) menjelaskan, puluhan ribu relawan MMI di Indonesia, sudah bergerak di untuk menyokong kemenangan guna pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Fauzi mengatakan “Abah Ma’ruf ialah representasi muslim Indonesia. Abah mewakili muslim kota maupun desa. Beliau ulama dominan yang menjadi motor penggerak evolusi sosial, kebiasaan dan ekonomi.”

Fauzi mengakui, pengaruh Ma’ruf yang mengolah tatanan sosial dan ekonomi, ialah tren perbankan Islam dan ekonomi syariah. Langkanya pun dianggap sukses mendorong kesadaran kumpulan ekonomi powerful untuk menolong masyarakat ekonomi lemah, dengan isu redistribusi aset yang sudah digulirkan semenjak menjabat Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBN) dan Ketua Umum (Ketum) MUI di tahun 2015.

“Ma’ruf Amin mendorong pentingnya memperkuat masyarakat ekonomi lemah tanpa melemahkan yang kuat. Itu sukses digulirkan, sampai tahun 2017, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengamini perlunya pemerintah menjembatani konsep itu, dengan mendorong redistribusi aset pengusaha yang terbengkalai, guna diberdayakan oleh masyarakat,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here