Mengenal Dokter Terawan, Menteri Kesehatan 2019-2024

0
20
Mengenal Dokter Terawan Mantan Dokter Militer
Dokter Terawan mantan Ka RSAP Gatot Sobroto Jakarta yang sekarang Menteri Kesehatan

elahan.com, Presiden Joko Widodo melantik para menterinya pada 23 Oktober 2019. Para menteri ditugaskan dan dipercaya membantu tugas presiden sebagai badan eksekutif negara selama lima tahun. Dari beberapa nama yang disebutkan, nama Dokter Terawan menjadi cukup menarik diperbincangkan di jagat maya.

Beberapa nama menteri Kabinet Indonesia Maju memang cukup mengundang pro dan kontra di masyarakat. Dokter Terawan menjadi salah satu menteri yang membuat kaget banyak pihak. Apalagi kalau bukan tentang hal kontroversial yang pernah dilakukannya.

Dokter Terawan menjabat sebagai Menteri Kesehatan untuk periode 2019-2024. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Ka RSPAD Gatot Subroto Puskesad). Selain memiliki berita kontroversi, Ia juga memiliki segudang prestasi.

Dokter Terwan Menteri Kesehatan dengan segudang prestasi dan kontroversi
berikut beberapa fakta tentang Dokter Terawan Menteri Kabinet Indonesia Maju

Beberapa fakta untuk mengenal Dokter Terawan:

1. Lulusan Universitas Ternama

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Periode 2019-2024 lahir di Sitisewu, Yogyakarta, pada 5 Agustus 1964. Lulus dari Universitas Gadjah Mada pada 1983. Kemudian melanjutkan ke Universitas Airlangga Surabaya untuk mengambil pendidikan spesialis di Departemen Spesialis Radiologi Inkubator Bayi.

Pada 2016 Dokter yang memiliki nama lengkap Terawan Agus Putranto ini mengambil program doktor di Sulawesi Selatan. Setelah menyelesaikan disertasi yang berjudul Efek Intra Arterial Heparin Flushing terhadap Regional Celebral Blood Flow, Motor Evokde Potentials, dan Fungsi Motorik pada Pasien dengan Stroke Iskemik Kronik, Ia lulus dari Universitas Hasanuddin.

2. Dokter Militer

Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran UGM, Dokter Terawan kemudian masuk TNI AD. Selanjutnya terhitung sejak tahu 1990, Ia ditugaskan sebagai pelaksana kesehatan militer di berbagai daerah, seperti Lombok, Bali dan Jakarta. Hingga akhirnya menjabat sebagai Ka RSAP Gatot Soebroto di Jakarta selama 2015-2019.

Dokter Terawan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dokter militer sejak ditunjuk menjadi menteri kesehatan. Namun ini bukan tugas pertamanya di istana negara, pada tahun 2009 Ia pernah bertugas sebagai dokter keprisidenan dan pada 2019 ditunjuk oleh Jokowi untuk membantu merawat Almh. Ani Yudhoyono.

3. Terawan Theory

Ini merupakan hal kontroversi dari sosok Dokter TNI AD. Pasalnya rumusan tentang metode cuci otak pada penderita stoke atau dikenal juga Terawan Theory dianggap melanggar etik. Hingga berakibat pada pemecatan semsntara dirinya oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI). Ia harus rela menjalani sanksi selama dua belas bulan, yaitu sejak 26 Februari 2018-25 Februari 2019.

Dokter Terawan dinyatakan melanggar dua pasal dari 21 pasal Kode Etik Kedokteran Indonesia (Kodeki). Pertama, pasal 4 yang berbunyi: Seorang dokter wajib menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri. Selanjutnya, Dokter Terawan juga melanggar bunyi pasal 6.

Dokter Terawan mengabaikan pasal 4 dengan mengiklankan diri dan mengabaikan pasal 6 dengan menerapkan hasil disertasinya yang belum diuji sesuai standar kelayakan dokter. Hasil temuannya tersebut memang telah diakui secara akademik namun belum diuji secara dunia medis.

Kendati demikian, Dokter Terawan mengaku telah menerapkan teori ini sejak 2005. Metode cuci otakk untuk mengatasi masalah stoke sudah menangani 40.000 pasien. Bahkan sejauh ini tak banyak komplain yang diterima sehingga menjadi bukti metode ini ampuh untuk diterapkan. Terapi cuci otak ini menerapkan program Digital Substraction Angiogram (DSA). Banyak pejabat, pengusaha, bahkan artis terkenal telah menjalani terapi ini. Mereka pun telah memberikan testimony keberhasilan terapi ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here