Menteri Keuangan Sri Mulyani Siap Kaji Ulang PPN Avtur

0
83
Sri Mulyani akan kaji ulang PPN avtur
Sri Mulyani akan kaji ulang PPN avtur (istimewa)

elahan.com – PPN disebut-sebut menjadi penyebab tingginya harga avtur dan mengakibatkan naiknya tarif penerbangan. Jika hal tersebut terbukti, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan mengkaji ulang kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1983 mengenai Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah. Bahan bakar avtur juga termasuk dalam objek yang terkena PPN sebesar 10 persen.

Sementara itu, Menteri  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan keputusan dengan Nomor 17 K/10/MEM/2019. Keputusan tersebut merupakan hasil revisi mengenai formulasi harga avtur. Harga avtur dijual eceran = (MOPS) + Rp 3.581 per liter = margin (10 persen dari harga dasar).

“Jadi nanti kami akan melihat apakah memang (PPN) ada implikasinya (ke harga avtur),” kata Sri Mulyani, Selasa (12/2/2019).

Menurutnya, PPN pada avtur sebenarnya harus tetap mengedepankan unsur persaingan usaha yang setara. Sehingga, penjual harus bersedia jika harga avtur domestik dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Namun, tingkat pembebanan PPN pada avtur domestik juga harus sesuai dengan negara tetangga agar tidak merusak persaingan bisnis aviasi.

“kami bersedia untuk membandingkan dengan negara lain. Kami selalu dibandingkan dengan Sigapura, Kuala Lumpur. Kalau treatment PPN itu sama, maka akan diberlakukan sama. Jadi kami lihat supaya tidak ada kompetisi tidak sehat antara Indonesia dengan negara lainnya,” ucap Menkeu Republik Indonesia tersebut

Pada sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menghimbau kepada Pertamina agar menurunkan harga avtur untuk maskapai penerbangan dalam negeri atau domestik. Hal tersebut dikarenakan perusahaan tersebut menjual bahan bakar avtur lebih mahal untuk rute penerbangan domestik dibandingkan penerbangan internasional.

Pertamina merupakan satu-satunya perusahaan yang menjual avtur untuk seluruh maskapai penerbangan domestik. Jokowi bahkan mengeluarkan pernyataan bahwa Pertamina telah melakukan monopoli karena menjadi pemain tunggal di Indonesia.

“Besok pagi akan saya undang Dirut Pertamina. Pilihannya hanya ada satu, harga avtur bisa sama dengan harga internasional tidak. Jika tidak, maka akan saya masukan kompetitor lain,” ucap Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here