MRT Jakarta Bantu Mengurangi Emisi CO2 di Jakarta

0
93
MRT Jakarta Akan Bantu Mengurangi Emisi CO2 di Jakarta
MRT Jakarta Akan Bantu Mengurangi Emisi CO2 di Jakarta (istimewa)

elahan.com – Mass Rapid Transit atau moda raya terpadu (MRT Jakarta) fase 1 akan mulai beroperasi pada Maret 2019. Beroperasinya MRT ini diprediksi akan membantu mengurangi emisi karbon dioksida atau CO2 sebanyak 85.680 ton CO2 per tahunnya.

Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin mengatakan perkiraan tersebut diperoleh dari perhitungan sumbangan emisi CO2 dari 175.000 orang yang melewati jalur MRT Jakarta fase 1 saat ini adalah 64.260 ton per tahun dari sepeda motor dan 107.100 ton per tahun dari mobil.

Pengoperasian MRT fase 1 sejauh 16 kilometer dan diperkirakan akan menghasilkan emisi sebesar 85.680 ton CO2 per tahun. Namun, menurut Ahmad Safrudin sumbangan pengurangan emisi tersebut masih terbilang kecil di Jakarta. Ditambah budaya bertransportasi umum belum terbentuk di masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

“Mengubah budaya ini akan menjadi tantangannya. Termasuk memaksa pemerintah untuk menambah kuantitas dan meningkatkan kualitas angkutan umum massalnya agar nyaman dan terjadwal dengan baik,” ucap Ahmad Safrudin, Selasa (12/2/2019).

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan kapasitas maksimal MRT fase 1 ini mencapai 130.000 penumpang per harinya. Namun, untuk awal pengoperasian, pihaknya menargetkan untuk memobilisasi 60.000 penumpang per hari.

“Kemudian saya targetkan untuk akhir tahun ini bisa dapat 130.000 penumpang per harinya. Dari situ, kami akan mencoba meningkatkan terus,” ucapnya.

Pihak MRT menjelaskan alasan dalam menetapkan target yang hanya sekitar 60.000 penumpang di awal operasionalnya. Hal tersebut dikarenakan pihak MRT masih dalam tahap belajar berintegrasi dengan moda transportasi massal lainnya.

“Tapi kalau kita bisa mencapai (60.000 penumpang) itu, pelan-pelan bisa kita tingkatkan,” lanjutnya.

Sebelumnya, PT MRT telah menguji coba sebanyak 16 rangkaian kereta dengan masing-masing terdiri dari enam kereta. Uji coba MRT tersebut dimulai pada pukul 06.00 WIB dampai 22.00 WIB. William mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rancangan mengenai berapa perjalanan dala satu harinya.

“Kemungkinan besar setiap lima menit sekali saat jam sibuk dan 10 menit sekali saat waktu biasa, tapi nanti dievaluasi lagi setelah uji coba,” ucap William.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here