Nasdem Akan Perjuangkan Kemudahan Peminjaman Pelaku UMKM

0
90
Partai Nasdem
Partai Nasdem (istimewa)

elahan.com – Politisi Partai Nasdem, Ade Sudrajat Usman mengatakan pihaknya akan memperjuangkan kemudahan pelaku UMKM mendapatkan bantuan modal. Menurutnya, hal tersebut diperlukan karena UMKM adalah salah satu ujung tombak perekonomian negara.

Salah satu yang menjadi kesulitannya adalah UMKM tersebut tidak mampu memenuhi persyaratan perbankan. Hal ini yang akan diperjuangkan Nasdem demi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, jaminan perizinan lewat perundang-undangan, harusnya disederhanakan.

“Perlu ada sebuah platform yang memberikan jaminan perizinan yang sederhana. Dan itu juga harus dalam bentuk perundang-undangan,” kata Ade Sudrajat Usman, Selasa (26/2/2019).

“(Perudang-undangan) harus bankable, cukup dengan NPWP sudah selesai. Bahwa kalau sudah ber-UMKM, ber-NPWP, dan perputarannya misalnya tidak lebih dari Rp 50 juta per bulan itu sudah bisa dibantu perizinannya,” ucapnya.

Menurut Ade, segala perundang-undanga di Indonesia harus diperbaharui sesuai dengan kondisi saat ini. “Kita perlu membuat Undang-Undang UMKM yang sesuai dengan kondisi saat ini, harus teratur dan terarah,” lanjutnya.

Ade juga mengatakan, dalam mengembangkan UMKM koordinasi agar tidak terjadi tumpang tindih. Karena menurutnya, saat ini pengembangan UMKM masih dilakukan oleh beberapa kementerian dan instansi.

“Pengembangan UMKM masih overlapping. Sebaiknya tidak boleh tumpang tindih, harus di satu titik,” jelas Ade.

Sementara itu, politisi Nasdem, Irma Suryani juga mendukung pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan sektor produktif bagi UMKM. Yakni dengan skema Kredit Usaha Rakyat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik usaha.

“Merekomendasikan pada pemerintah agar meningkatkan akses pembiayaan bagi usaha-usaha ultra mikro melalui fraksi atau parlemen,” ucap Irma.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rusli Abdulah menyatakan walaupun perbankan sulit memberikan kredit bagi UMKM, namun tetap ada skema kredit yang memungkin kan UMKM bisa mendapatkan kredit.

Melalui skema tersebut, perbankan memberikan kredit ke koperasi, dan selanjutnya kredit tersebut diteruskan ke UMKM.

“Biasanya yang unbankable itu bisa jadi anggota Koperasi Simpan Pinjam. Kalau anggota KSP dana itu tidak usah pakai jaminan. Tapi tidak bisa lebih banyak, ya paling Rp 5 juta,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here