Novel Baswedan Sempat Berencana Mundur dari KPK, Ini Alasannya

0
7
Novel Baswedan
Novel Baswedan Sempat Berencana Mundur dari KPK, Ini Alasannya

elahan.com, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sempat berencana mundur dari KPK. Hal itu karena adanya revisi Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 yang dinilai melemahkan KPK.

“Apakah saya pernah berpikir untuk keluar? Saya katakan iya, saya bahkan sejak pertama kali UU KPK yang baru diterapkan, saya sudah katakan, ini hampir tidak ada jalan lagi untuk bekerja dengan independen, bahkan dalam bahasa saya, saya mengira bahwa pemerintah atau negara sudah tidak ingin lagi memberantas korupsi. Oleh karena itu, saya pertimbangkan apakah saya akan tetap di KPK atau tidak,” ujar Novel dalam diskusi daring, Kamis (10/12/2020).

Novel menuturkan, dirinya masih akan berada di KPK selama dapat berkerja secara objektif, profesional, dan independen. Persoalan mendasar mengenai independensi itu, disebut Novel, berkaitan dengan status pegawai KPK sebagai aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, hal itu akan berpeluang menjadi intervensi saat KPK bekerja.

Novel menuturkan bahwa revisi UU KPK yang mengatur pegawai KPK sebagai aparatur sipil negara dapat mengikis independensi dalam KPK. Novel mengaku sudah mendengar beberapa cerita dari sejumlah ASN yang mengeluh tidak bisa bekerja dengan independen dan lepas dari berbagai intevensi.

“Kalau pegawainya tidak independen maka bagaimana bisa kemudian melakukan tugas dengan objektif dan profesional,” ujar Novel.

Novel Baswedan pun mengambil sikap mendukung siapapun yang mau memberantas korupsi dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, apabila KPK sudah tidak serius memberantas korupsi, mengundurkan diri dari KPK menjadi salah satu opsi bagi Novel. “Tentunya kita tidak sedang mendukung orang, kita tidak sedang mendukung lembaga, tapi kita mendukung siapaun yang sedang mau memberantas korupsi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi mencatat sejauh ini terdapat 38 orang pegawai KPK yang mengundurkan diri selama periode Januari hingga November 2020. Salah satu pegawai yang mundur dari KPK ialah mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Dalam surat pengunduran dirinya, Febri mengungkapkan, keputusannya itu dilatarbelakangi kondisi KPK yang telah berubah setelah revisi UU KPK disahkan.

Saat ini Novel Baswedan masih berupaya menjaga KPK. Dia ingin bekerja semaksimal mungkin tetapi opsi untuk mengundurkan diri itu disebut Novel akan ditentukan melalui banyak pertimbangan. “Dan nanti pada saatnya, seandainya nanti benar-benar independensi itu betul-betul mengganggu, pilihannya saya kira saya akan memilih keluar, tapi saya akan melihat dulu dari pertimbangan lainnya,” ucap Novel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here