PA 212 Sepakat Usung Prabowo Sebagai Capres di Pilpres 2019

0
77
Capres 2019 Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

Elahan.com, Persaudaraan Alumni (PA) 212 telah menggelar rapat bersama di Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. Rapat tersebut menghasilkan suara untuk mengusung Prabowo sebagai calon Presiden di Pilpres 2019 mendatang.

“Ada kesamaan antara ulama dengan pimpinan partai yang ada, kemungkinan besar calon presidennya Prabowo Subianto,” kata Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, saat ditemui setelah pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta, malam itu.

Slamet juga mengatakan, ada lima parpol yang telah menunjukkan sikap akan menyetujui Prabowo menjadi capres, termasuk PBB yang sebelumnya sempat mengajukan nama ketua umumnya, Yusril Ihza Mahendra.

Wartawan juga sempat bertanya kepada Prabowo terkait hasil pertemuan tersebut. Namun, capres yang sempat maju pada Pilpres 2014 lalu itu enggan memberi jawaban mengenai isi pertemuan dengan PA 212.

Prabowo keluar dari hotel Sultan bersama Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono, sekitar pukul 21.00 WIB. Ia hanya melambaikan tangan sambil berjalan menuju ke mobil. Sama seperti Prabowo, Sugiono juga enggan membeberkan hasil pertemuan.

Ketua Dewan Kehormatan PAN, yang juga Ketua Dewan Penasihat PA 212, Amien Rais, juga serupa dengan kedua petinggi Gerindra itu. Amien tak mau membicarakan soal pertemuan ketika ditanya saat keluar dari hotel.

Rapat tersebut sebenarnya mengundang para petinggi partai politik, yaitu dari Partai Gerindra, PKS, PAN, PBB, dan Partai Berkarya. Namun, tak semua hadir memenuhi undangan.

Mereka yang hadir antara lain adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Amien Rais, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen PBB Afriyansyah Noer. Sementara itu, Partai Berkarya dan PKS tidak mengirim perwakilan pada pertemuan tersebut.

Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau kerap dipanggil Tommy Soeharto, juga Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, tak terlihat menghadiri pertemuan itu.

Kendati demikian, Slamet mengatakan bahwa PA 212 akan terus berkomunikasi dengan Partai Berkarya. Ia yakin partai yang didirikan putra Soeharto, Presiden ke-2 RI, itu memiliki pendapat yang senada dengan empat partai lainnya. “Sepakati apa yang sudah disepakati koalisi keumatan,” ujar Slamet.

Di lokasi lain, Presiden petahana, Joko Widodo alias Jokowi juga menggelar pertemuan dengan para ketua umum partai koalisi di Istana Bogor.

Pertemuan berlangsung pukul 19.00-22.30 WIB dan dihadiri Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh, Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, serta Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Rohamurmuziy menyatakan, koalisi telah menyepakati nama cawapres yang akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Dari hasil kedua pertemuan tersebut, maka hampir dipastikan Jokowi akan kembali melawan Prabowo pada Pilpres tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here