Partai Garuda, dari Partai Millenials Hingga Dituduh PKI

0
69
Partai Garuda
Partai Garuda

elahan.com, Partai Gerakan Perubahan Indonesia atau Partai Garuda menjadi salah satu partai baru yang berlaga pada Pemilu 2019 lalu. Tanpa muncul di iklan berbagai media massa, ternyata partai ini cukup menarik perhatian masyarakat. Partai berlambang burung garuda berwarrna emas dengan latar merah ini diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen karena menurut hasil quick count dari berbagai lembaga survei hanya mendapat suara tidak sampai 1%.

Partai baru itu masih terus mengawal penghitungan suara berjenjang dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga nasional. Meski mengaku tetap menghargai hasil dari lembaga survei, tetapi partai ini akan terus mengawal proses rekapitulasi dari daerah hingga ke pusat.

Hal ini dilakukan karena menurut Sekjen Partai Garuda Abdullah Mansuri, sebagai aprtai politik ataupun sebagai calon legislatif yang mendapat amanah dari rakyat, suara-suara yang sudah diberikan itu harus dijaga dan terus dikawal hingga selesai.

Masih kata Abdullah Mansuri, seluruh struktur partainnya masih menjaga asa dan keyakinan untuk lolos ke parlemen. Pengurus partai dari tingkat daerah hingga pusat masih meyakini bahwa apa yang sudah disampaikan oleh lembaga survei berbeda dengan hasil di lapangan.

Berikut beberapa fakta yang harus kamu tahu mengenai Partai Garuda yang mendapat nomor urut 6 pada Pemilu 2019 lalu.

Berdiri atas Keresahan Menyampaikan Aspirasi

Partai Garuda disahkan oleh KPU
Partai Garuda disahkan oleh KPU

Cikal bakal berdirinya Partai Gerakan Perubahan Indonesia berdasarkan atas keresahan masyarakat dalam menyalurkan aspirasinya yang seringkali terhambat. Karena alasan inilah, jauh sebelum 2014, diputuskan untuk mendirikan Partai Garuda.

Partai ini didirikan berangkat dari wacana mendirikan partai yang mengusung nilai nasionalis, kerayatan dan religius sudah bertahun-tahun silam. Dan akhirnya pada April 2015, Kementerian Hukum dan HAM menetapkan Garuda sebagai partai politik yang sah.

Pemimpin partai, Ahmad Ridha Sabana menjelaskan makna filosofis dari lambang Garuda yang melambangkan kedinamisan. Menurut dia, suat bangsa dna negara akan terus terjadi perubahan karena hal tersebut merupakan sebuahkeniscayaan.

Perubahan seperti yang diamanatkan dalam Undang-undnag Dasar 1945 juga ingin dibawa oleh partai yang beranggotakan 697.000 orang ini.

Roda Kepartaian Dijalankan oleh Millenials

Kinerja mesin politik Garuda ini dijalankan oleh pengurus partai yang berusia di bawah usia 35 tahun atau tergolong generasi millenials. Meski tidak memiliki banyak pengurus, tetapi partai yang dipimpin Ridha ini memiliki banyak relawan mahasiswa. Bahkan mereka ini difungsikan sebagai koordinator wilayah dan provinsi. Pengurus partai ini bahkan ada yang berusia 19 tahun.

Melibatkan anak muda tidak membuat ruang gerak mereka terlibat. Karena pada prinsipnya, Ridha ingin para relawan juga merasa memiliki partai berlambang burung Garuda ini. Para relawan ini bahkan dijadikan sebagai perwakilan partai dalam mengawal verifikasi di KPU dan mebantu membentuk partai di daerah.

Keterlibatan pemuda ini tidaka lebih karena idealisme dan daya kritisnya. Serta pengkaderan pada generasi ini masih cukup mudha dilakukan.

Partai yang Minimalis

Tidak hanya itu, partai ini juga megusung nilai kesederhanaan. Terlihat dari jumlah anggota partai yang tidak boros pengurus di tiap tingkatannya. Pada tingkat pengurus DPP, partai ini hanya punya 11 orang. Pada tingkat DPD hanya memiliki 9 anggota pengurus saja. 5-7 personel di tingkat DPC, dan 3-5 orang untuk tingka PAC.

Dari total jumlah pengurus, 98 persennya merupakan mereka yang belum pernah  menjadi anggota partai sebelumnya. Partai pimpinan Ridha ini hanya membuktikan bahwa membentuk sebuah partai tidak perlu adanya tokoh besar, kantor yang mewah atau megah, serta tidak perlu banyak uang. Partai ini mengaku juga menggunkan sistem keuajjngan swasembada dari para anggota.

Menepis Dugaan Antek PKI dan Mendapat Dukungan Keluarga Cendana

Partai Garuda membantah memiliki kaitan dengan PKI
Partai Garuda membantah memiliki kaitan dengan PKI

Seringkali partai ini disebut mendapat bantuan dana dari Tutut Soeharto karena dulu Ridha bekerja pada perusahaan Tutut Soeharto. Tetapi menurut Ridha hal itu sudah lama. Ridha juga menegaskan bahwa pendirian partai berlogo burung Garuda ini tidak mendapatkan bantuan dari keluarga Cendana.

Logo Garuda berwarna emas dengan latar berwarna merah membuat Partai Garuda ini juga kerap dianggap sebagai bentuk dari kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Aktivis KNPI ini menegaskan bahwa PKI dengan partainya tidak ada hubungan dan keterkaitan sama sekali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here